Laporan Abiyasa
JODANEWS,- Upaya khusus yang dilakukan TNI AD terhadap petani terus dilakukan. Pendampingan juga dioptimalkan demi mencapai hasil maksimal. Hal ini juga yang dilakukan Kodim 0734/Yogyakarta yang menjamin akan memaksimalkan pendaampingan demi hasil maksimal.
Jaminan ini diungkapkan Dandim 0734/ Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah di sela wiwitan dan panen raya padi beras merah Kelompok Tani Ngudirejo, Tegalrejo, Yogyakarta, Senin (10/7). Panen raya juga dihadiri Walikota Yogya, serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya.
“Panen raya ini merupakan salah satu bukti kemanunggalan TNI – masyarakat. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus mendampingi para petani dalam rangka mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Letkol Rudi.
Dandim menjelaskan, selama ini para babinsa di wilayah selalu bersam-sama dengan para petani dalam melaksanakan penggarapanan lahan pertaniannya mulai dari awal persiapan sampai dengan panen padi.
Ke depan, seiring semakin sedikitnya lahan pertanian di Kota Yogya Kodim akan melakukan beberapa hal. Di antaranya, terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian baik kota maupun provinsi agar tetap mendukung segala sara prasarana pertanian.
Dukungan baik berupa alsintan, intensif bibit dan pupuk. “Kemudiaan juga mencari lahan-lahan lain yang belum tergarap atau lahan nganggur dan tidak produktif untuk dijadikan lahan pertanian,” katanya.
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, Tegalrejo merupakan satu dari lima lokasi di Kota Yogya yang masih memiliki lahan pertanian. Selain Tegalrejo, lahan pertanian masih ada di Umbulharjo, Kotagede, Mantrijeron dan Mergangsan.
“Kami masih punya areal sawah 60 hektar dan patut disyukuri sehingga kami berupaya semaksimal mungkin untuk tetap terjaga kelestariannya,” jelas Walikota.
Panen padi dilakukan dalam bentuk upacara sederhana Wiwitan Padi yang dilakukan kelompok tani Ngudirejo. Ketua Kelompok Tani Ngudirejo, Sugianto menjelaskan upacara tradisional wiwitan dilakukan sebagai suatu simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang sudah didapat.
Kelompok Tani Ngudirejo terdiri dari 16 anggota yang menggarap seluas 5,1 hektare. Pada musim tanam II (MT II) ini mereka menanam padi segreng (jenis padi gogo) yang hasil panennya digunakan untuk penangkaran benih padi tersertifikasi (bukan utk konsumsi). Adapun hasil ubinan yang telah dilakukan yaitu 5,3 kg GKP (Gabah Kering Panen) sehingga prediksi total panen/ha adalahl 8,46 ton/ha.(editor Elan)








