Laporan Cindra
Muba, Jodanews – Maraknya peredaran dan penggunaan narkotika di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat perihatin banyak pihak. Tercatat dari data Kejaksaan Negeri Muba, pelanggaran narkotika di Muba tahun 2016-2017 meningkat.
Tahun 2016 Pelanggaran narkotika tercatat 143 perkara, 2017 ini meningkat menjadi 170 perkara.
” Sungguh ini sangat miris, Peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Peredaran dan penggunaan narkotika di Kabupaten Muba ini,” tutur Bupati Muba H Dodi Reza Alex saat menyaksikan
pemusnahan barang bukti di sela kegiatan Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke- 57 Tahun di Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, (18/7).
Maraknya penggunaan narkotika ini bukannya hanya di Kabupaten Muba saja, di beberapa daerah lain terjadi juga. “Karena itu jadi perhatian kita semua, kedepan mari kita bersama sama pemerintah konsen dalam meminimalisir penggunaan dan peredaran narkotika. Dimulai dari diri kita masing-masing untuk konsisten menjauhi narkoba ,” harap Dodi.
Masih kata Dodi, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama aparat penegak hukum akan menyisir kawasan pedesaan di Muba sebagai upaya menekan dan meminimalisir penggunaan narkotika. “Beberapa waktu lalu ada Kepala Desa di Muba yang tertangkap karena menggunakan narkotika, dan sudah ditindak tegas bahkan sudah diberhentikan,” cetusnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muba, Maskur SH MH menyebutkan pihaknya akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan Pemerintah Muba untuk menekan angka penggunaan dan peredaran narkotika hususnya di Kabupaten Muba . “Ini sangat miris, trend tiap tahun penggunaan dan peredaran narkotika di Muba ini meningkat,” imbuhnya.
Lebih lanjut Maskur juga menjelaskan, tahun 2017 ini pihaknya sudah mengamankan dan sekaligus memusnahkan barang bukti narkotika diantaranya sabu-sabu paket kecil seberat 62.44 gram, sabu-sabu paket besar 91.04 gram, ganja 2.3 gram, pil ekstasi 64.24 gram. “Sedangkan jenis senjata api 4 senjata api laras panjang, 15 senjata api laras pendek, 58 butir amunisi, dan 36 bilah senjata tajam.”
“Narkotika musuh bersama, kita tingkakan kerjasama diberbagai pihak. dan saya sangat yakin dengan adanya peran Pemerintah kabupaten Muba meminimalisir penggunaan dan pemakaian narkotika trennya nanti akan menurun,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu turut hadir Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Wakapolresta Muba Kompol Dodi Indra Eka Putra SIK, Dandim 0401 Muba Letkol CZI Mulyadi SIP, Plt Sekda Muba Drs Apriyadi MSi, dan para FKPD Muba. (Editor Elan)








