Home EKONOMI Laba Bersih PTBA Naik 1 Triliun Lebih

Laba Bersih PTBA Naik 1 Triliun Lebih

137
0

Laporan Zoel

MUARA ENIM, Jodanews – Luar biasa Hasil Audit PT Bukit Asam (Persero) Tbk mengumumkan Kinerja Keuangan per 30 Juni 2017 (tidak diaudit). Komitmen yang kuat dari Perseroan dalam melakukan optimasi investasi maupun operasional sejak periode sebelumnya dalam mempertahankan kinerja terbaik merupakan faktor fundamental dari pencapaian kinerja Perseroan pada semester 1 Tahun 2017.

Laba bersih naik Rp. 1 Triliun lebih menjadi Rp.1.723,9 Milyar (242 % dari periode sebelumnya) dan laba per lembar saham sebesar Rp.818,- atau naik 282,0%. Selain itu, kenaikan laba bersih ditopang juga oleh pertumbuhan yang tinggi dari volume produksi, angkutan dan penjualan, optimasi harga jual rata-rata batubara serta efisiensi yang secara terus menerus dilakukan.

Perseroan membukukan pendapatan selama semester 1 Tahun 2017 sebesar Rp.8,97 Triliun, naik 32,7% dibandingkan dengan periode yang sama Tahun 2016 sebesar Rp.6,76 Triliun. Peningkatan pendapatan ini sebagai hasil dari upaya Perseroan dalam melakukan penetrasi pasar untuk menjual batubara Low to Medium Range Calorie pada saat membaiknya harga batubara dunia.

Volume penjualan periode Januari – Juni 2017 sebesar 11,36 Juta Ton atau meningkat 13,4% dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 10,02 Juta Ton, dimana volume penjualan ekspor sebesar 4,16 juta ton, naik 11,4% dan volume penjualan domestik sebesar 7,20 juta ton, naik 14,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan penjualan karena meningkatnya permintaan atas batubara Bukitasam-48 dan Bukitasam-50 baik pasar ekspor maupun domestik. Komposisi penjualan batubara domestik pada periode Januari-Juni 2017 sebesar 63,4% dan untuk pasar ekspor sebesar 36,6%.
Sementara itu, volume angkutan Kereta Api periode Januari-Juni 2017 mencapai 10,2 juta ton atau naik 20,7% dibandingkan volume angkut pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 8,5 juta ton.

Royalti yang dibayarkan kepada Pemerintah Republik Indonesia meningkat dari Rp 383,97 Milyar di tahun 2016 menjadi Rp 634,29 Milyar di tahun 2017 atau naik 65,2%.

Perseroan membukukan total aset konsolidasian per 30 Juni 2017 sebesar Rp18,67 Triliun naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp.18,58 Triliun. Sedangkan total kewajiban turun 16,6% atau Rp 1,34 Triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Posisi Kas dan setara kas Perseroan per 30 Juni 2017 sebesar Rp.2,82 Triliun atau turun 23,3% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp.3,67 Triliun. Penurunan kas dan setara kas dalam rangka optimasi dana dilakukan dengan melakukan pembayaran kewajiban jangka pendek sebesar Rp 1,52 Triliun, sehingga kewajiban jangka pendek menurun dari Rp 5,04 Triliun di tahun 2016 menjadi Rp 3,52 Triliun di tahun 2017.

PT Kereta Api Indonesia menyatakan komitmennya untuk mengangkut batubara PTBA dari lokasi tambang sebesar 20,48 juta ton, masing-masing 17,24 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 3,2 juta ton menuju Dermaga Kertapati di Palembang. Angkutan tersebut meningkat 7,1% dari tahun 2016 sebesar 19,12 juta ton, masing-masing 16,0 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan dan 3,1 juta ton menuju Dermaga Kertapati.

Perseroan menargetkan untuk meningkatkan penjualan pada tahun 2017 menjadi sebesar 23,17 juta ton, dengan komposisi 15,0 juta ton untuk memenuhi permintaan domestik, atau 58 persen dari total target Penjualan, dan ekspor sebesar 8,17 juta ton, setara dengan 42 persen dari total Penjualan. Target penjualan domestik naik 22% atau 2,7 juta ton dibandingkan tahun 2016.

Untuk pasar ekspor, Tahun 2017 Perseroan meningkatkan penjualan batubara jenis low to medium range calorie untuk memenuhi permintaan pasar yang berasal dari Tiongkok, India, Taiwan, Jepang, Malaysia, Thailand, Kamboja, Filipina dan Vietnam. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here