Laporan Agus Sub han Bakin
EMPAT LAWANG, Jodanewxs – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang secara mendadak ini, meninjau pembagunan sebuah Proyek Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) atau dengan kata lain yaitu sebuah Bangunan Tempat Pengelolaan Kotoran Manusia.
Proyek Pembangunan IPLT dengan dana sebesar 3,8 Milyar ini,adalah Proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,sebagai pelaksanannya ialah Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman (Balai Besar) Propinsi Sumatera Selatan.
Sejumlah anggota Dewan mempertanyakan keberadaan Proyek ini,karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan atau koordinasi sama sekali kepada pihaknya dan tiba – tiba dilokasi ini ada sebuah Pembangunan Instalasi Pengelolaan Tinja.
“Aneh,kok disini dibangun Proyek seperti ini,bukankah Pulau Emass rencana jangka panjangnya adalah Pusat ekonomi,Olahraga,Wisata dan Pusat peribadatan” ungkap David Hadrianto selaku Ketua Tim sekaligus Sebagai Ketua DPRD Empat Lawang.
Menurutnya berdasarkan Master Plan (Rencana Induk) yang telah ada,di Pulau Emass tidak terdapat rencana pembangunan seperti ini dan jika nantinya akan ada penambahan bangunan lain atau perubahan bentuk maka mesti ada usulan dan persetujuan dari Legislatif.
Apalagi lokasi Proyek ini dibangun hanya beberapa meter dari Pusat Pasar Rakyat,tentunya hal ini akan berdampak pada lingkungan disekitarnya.
“Akan kita Panggil semua pihak terkait dalam persoalan Proyek ini dan akan kita Evaluasi,bila nantinya kita temukan ketidakberesan maka pembangunan Proyek ini kita minta segera dihentikan pengerjaannya” ujar David.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab.Empat Lawang Mgs Nawawi,proyek ini belum memiliki Dokumen Upaya Pengawasan Lingkungan (UPL) dan Upaya Kelolah Lingkungan (UKL) dari pihaknya.
“Seharusnya fisik bangunan IPLT tidak boleh muncul kepermukaan tanah seperti ini,mestinya bangunan berada dibawa permukaan tanah” ungkapnya.
Ia juga kurang sependapat dengan adanya bangunan IPLT dikawasan Terpadu Pulau Emass,sebaiknya proyek semacam ini lokasinya berada didaerah jalan poros.(Editor Jon Heri)








