Home HL Menjelang Lebaran Babinsa Notopranan Serda Wardiyono Komsos Dengan Tukang Becak

Menjelang Lebaran Babinsa Notopranan Serda Wardiyono Komsos Dengan Tukang Becak

129
0

Laporan Abiyasa/Kodim0734

Yogyakarta,Jodanews- Jogja 22 Juni 2017 Serda Wardiyono Babinsa Notoprajan Koramil 13/Ngampilan Kodim 0734/Yogyakarta melaksanakan Komunikasi sosial dalam hal ini memberikan pengertian dan masukan kepada Tukang Becak yang berada di perempatan Brantan Notoprajan, Ngampilan.

Babinsa Koramil 13/Ngampilan melaksanakan pesan dan menyampaikan wawasan dan alternatif lain untuk ganti profesi sekaligus memberikan arahan dalam pelayanan kepada wisatawan Lebaran dengan tukang becak yang sehari harinya mangkal di perempatan brantan ini dalam menjelang lebaran yang kemungkinan banyak pengunjung sehingga Serda Wardiyono selaku Babinsa mengantisipasi situasi dan kondisi dg menyampaikan pesan, tetap santun melayani penumpang dan jangan aji mumpung menaikan tarif sehingga tidak menimbulkan kesan negatif terhadap Yogya sebagai kota wisata.

Semakin pesatnya perkebangan zaman, dan model transportasi para tukang becak semakin hari semakin tersingkir.

Akan tetapi kata bapak Kamiyo becak sekarang sudah menggunakan mesin tapi masih ada juga yang kayuh/ manual sehingga sudah ada kemajuan.

Ketatnya persaingan membuat para tukang becak berlomba lomba mencari simpati penumpang ” katanya.

Babinsa Kelurahan Notoprajan Serda Wardiyono merasa prihatin dengan keadaan tersebut sehingga beliau mengajak tukang becak lebih kompak dan jangan ada gontok gontokan atau yang lebih di kenal dengan berebut penumpang sehingga bisa menimbulkan perpecahan. seyogyanya akan lebih kreatif dalam berusaha.

Dalam hal ini Babinsa menyarankan untuk mengikuti bimbingan di BLK (balai latihan kerja) yang diselenggarakan oleh pemkot secara gratis agar dapat tambahan ketrampilan lain sehingga mereka mendapatkan keahlian atau keterampilan, dan tentunya dapat menjadi pilihan lain untuk usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarganya, atau sebagai lapangan kerja baru bagi mereka.”

Terimakasih pak Babinsa atas masukanya, dan memang kami pun sudah mulai berpikir harus kerja apa lagi sementara kami tidak punya keahlian ”tutur bapak Miono selaku penarik becak di perempatan Brantan Notoprajan Ngampilan .

Adanya Babinsa yang kreatif diwilayah untuk mengetahui permasalahan warga binaanya, dengan harapan Babinsa dapat mengatasi kesulitan rakyat atau warga di sekelilingnya sesuai dengan 8 (delapan) wajib TNI butir ke 8 yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Usaha ini harus dilaksanakan oleh Bintara pembina karena memang mempunyai tanggung jawab untuk mengarahkan dan mencarikan solusi warga kata Danramil 13/Ngampilan Kapten Arm Riyanto.(Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here