Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Setelah mempelajari cara kerja membuka judi online, membuat dua sekawan ini akhirnya memutuskan untuk membuka judi online berjenis togel. Terlebih, dengan omset yang diperoleh cukup besar sehingga Rahmat (30) dan Indra (26) terus menekuni bisnis togel ini.
Setidaknya, kedua warga Palembang ini menjalankan bisnisnya sudah ada setahun. Melalui sms, orang yang memasang akan diberitahukan berapa angka yang keluar pada hari itu. Begitu pula dengan orang yang akan memasang juga mengirim pasangannya dengan menggunakan sms.
“Kami melihat internet kalau untuk nomor yang keluar. Jadi biasanya sore melihat nomor yang keluar dan siapa yang pasang kena maka dibayarkan, kalau tidak uang pasangan orang kami yang makan,” ujar Indra yang merupakan warga Jalan Srijaya Negara Lorong Hasanah Kecamatan IB II Palembang, Minggu (4/6/2017).
Sedangkan Rahmat yang merupakan Warga Jalan KI Gede Ing Suro Lorong Masjid Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II Palembang mengaku, bila dirinya hanya bertugas sebagai kaki dari Indra. dan Nantinya, kalau ada orang yang memasang dengan dirinya maka akan diteruskan ke Indra.
“Aku hanya mendapatkan keuntungan 25 persen dari orang yang memasang. Jadi, uang yang dipasangkan orang togel sudah aku potong untuk jatah. Sisanya aku setor ke Indra,” ungkapnya.
Kapolsek IB II Palembang, Kompol Milwan didampingi Kanit Reskrim Ipda Jony Palapa menuturkan, keduanya ditangkap di Jalan KI Gede Ing Suro IB II Palembang ketika akan melakukan perekapan. Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka Rahmat yaitu satu ponsel yang berisikan pasangan nomor togel pemasang dan uang Rp 40 ribu. Sedangkan dari tersangka Indra dua ponsel yang di dalamnya berisi nomor pasangan togel dari pemasang serta uang Rp 1.311 juta.
“Jadi Indra ini merupakan bandar yang menjalankan togel dan melihat hasilnya menggunakan internet. Sedangkan Rahmat merupakan kaki dari Indra yang ditugaskan untuk mengumpulkan calon pemasang yang nantinya diteruskan kepda Indra,” ujarnya.(Editor Jon Heri)








