Home HL Tak Terima Anaknya Jadi Korban Pencabulan, Penjaga Sekolah Dilaporkan ke Polisi

Tak Terima Anaknya Jadi Korban Pencabulan, Penjaga Sekolah Dilaporkan ke Polisi

245
0
Lapoan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews  — Seorang siswa bernama F (16) yang masih duduk dibangku kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palembang, yang biasanya terkenal periang namun kini berubah menjadi pendiam. Karena merasa curiga akhirnya orang tua mengajak anaknya bicara dan akhirnya terungkap kalau F sudah menjadi korban pencabulan yang dilakukan Ujang (49) yang merupakan oknum penjaga sekolah.

Dengan didampingi orang tuanya, F mengatakan kejadian malang yang menimpa dirinya terjadi pada 19 April 2017 lalu sekitar pukul 17.00 wib. Dimana, saat itu terlapor menelpon dirinya dan menyuruh untuk datang kerumah terlapor yang berada tak jauh dari rumahnya. Setelah sampai dirumah terlapor, korban yang tinggal di Jalan Pengeran Antasari Lorong Antasari no 388 Rt 14 Rw 03 Kelurahan 14 Ilir Palembang, langsung celana korban dibuka paksa Ujang.
“Saya sempat menolak dan pergi pak, tapi dia malah mencegah saya dan memaksa untuk membuka celana yang saya kenakan,” ujarnya. Minggu (7/5/2017)
Walaupun sempat menolak, dirinya pun tak kuasa menuruti perkataan terlapor. Setelah itu, terlapor pun melakukan pelecehan seksual kepada dirinya. “Lalu kemaluan saya dimasukkannya kedalam mulutnya pak,” ujarnya.
Ia mengatakan terlapor melakukan tersebut baru satu kali dan tak ada pengancaman kepada dirinya. “Baru satu kali dia seperti itu pak, saya sangat terkejut. Saya sempat berontak tapi dia malah menahan saya pak,” ungkapnya.
Lanjut dia, saat kejadian terlapor melakukan hal tersebut di rumah terlapor tepatnya berada didalam kamar.
“Dirumahnya tak ada orang pak, dia itu memang tak ada istri,” ungkapnya.
Dirinya mengaku mengenal terlapor sudah cukup lama karena dirinya bersekolah di tempat terlapor menjaga.
“Saya baru berani cerita kepada orang tua saya pak karena selama ini saya takut untuk cerita dan memberitahukan kejadian ini kepada orang tua,” ungkapnya dengan lugu.
Sementara itu, Kanit PPA Polresta Palembang, Iptu Heni mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban tersebut. “Kita sudah minta untuk visum, dan ini akan segera kita proses,” singkatnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here