Home HL Hendak Pergi Kerumah Nenek, Cika Terjatuh Lalu Dilindas Truk

Hendak Pergi Kerumah Nenek, Cika Terjatuh Lalu Dilindas Truk

174
0
Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews  –Cika Safari Ramadani (7) anak yang dikenal ceria dikeluarga Gunawan (40) dan Sundara (37) hilang sudah. Cika yang merupakan anak ketiga dari empat saudara ini harus meninggal dengan kondisi yang sangat mengenaskan, Selasa (30/5/2017).
Tangisan Cika untuk meminta kembang api, dan menjadi rengekan terakhirnya kepada kedua orangtuanya. Cika meninggal setelah terjatuh dari atas motor yang dikendarai sang ibu Sundari dan dilindas truk saat melintas di Jalan Parameswara Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang.
Ketika ditemui di rumah duka yang berada di Jalan Rambutan Lama Lorong Tanjung Sari III IB II Palembang, suasana duka sangat terasa dengan kepergian Cika untuk selama-lamanya. Kejadian ini, membuat sang ibu Sundari terlihat sangat syok berat dengan kejadian yang dialaminya bersama sang anak.
Bapak Cika, Gunawan ketika ditemui di rumah duka menceritakan,  istrinya Sundari (38) dan bersama anak ketiganya Cika dan adik bunsungnya Rafael pergi dari rumahnya di kawasan Talang Betutu hendak menuju rumah neneknya di Jalan Rambutan Dalam, Lorong Tanjung Sari III Kecamatan IB II Palembang.
Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam nopol BG 3343 IL, mereka melalui Jalan Soekarno Hatta dan Parameswara. Ketika tiba di jalan Parameswara itulah, motor yang dikendarai istrinya dengan membonceng Cika dibelakang dan Rafael dibagian depan ternyata tersenggol truk.
“Katanya ketika motor tersenggol truk, anak saya itu terjatuh. Saat terjatuh itulah datang truk dari belakang dan langsung melindasnya,” ujarnya sambil menangis tersedu.
Namun, ia juga tidak mengetahui truk mana yang melintas anaknya hingga tewas di lokasi kejadian. Karena, saat dirinya tiba dilokasi sudah melihat sang istri terus memandangi anak ketiga mereka telah terbujur kaku. Dengan adanya kejadian ini, Gunawam mengungkapkan tidak ada firasat sama sekali. Terlebih, ketika membelikan kembang api dari permintaan Cika.
“Anak saya itu sempat menangis minta dibelikan kembang api dan berbuka ingin dimasakan mie. Jadi semuanya sudah dituruti, tetapi ternyata itu permintaan Cika,” kata Gunawan yang masih terus menangis.
Jenazah Cika disemayamkan di rumah neneknya dan direncanakan akan dimakamkan di TPU Puncak Sekuning. Selain itu, pihak keluarga berharap agar sopir truk yang menabrak anaknya bisa ditangkap dan dihukum.
Sementara itu, ketika dilokasi kejadian polisi mengalami kesulitan untuk mencari saksi dalam kecelakaan ini. Banyak warga yang ditanyai polisi mengaku tidak mengetahui kejadian kecelakaan tersebut. Begitu pula, ketika polisi menanyakan ciri-ciri truk yang menabrak korban Cika juga tidak ada yang mau mengungkapkan.
Kasat lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama mengatakan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai kasus tabrakan tersebut.
“Truknya kabur dan warga tidak mau bersaksi jadi kami agak mengalami kesulitan,” katanya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here