Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Sebanyak 172 siswa kelas 6 Tahun Pelajaran 2016/2017 MIN 2 Model Palembang dilepas Melaui acara perpisahan di madrasahnya, kemarin. Dari pantauan, acara berlangsung cukup meriah. Banyak penampilan dari siswa MIN 2. Acara dimeriahkan oleh penampilan Hadroh. Para orang tua terkesima melihat ana-anak mereka tampil di panggung. Hadir juga dalam acara Kepala Kankemenag kota Palembang diwakili Kasi Penmad, TNI,Polri, para kepala madrasah, pihak Puskesmas, UPTD Ilir Barat I dan Pengawas
Dalam sambutannya kepala MIN 2 Palembang Drs. Iskandar, M.Si menyampaikan terima kasih atas kepercayaan orang tua menitipkan anak mereka ke MIN 2. Melalui acara pelepasa itu katanya, tugas mengajar dan mendidik selama enam tahun telah rampung. “Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik pada anak bapak/ibu. Dan hari ini kami kembalikan kembali. Silahkan dilanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Saya harap ilmu yang diperoleh dari sini bermanfaat,” katanya
“Kami menerima laporan dari wakil yang mengurusi berkas alumni yang akan melanjutkan bahwa beberapa sekolah memang menunggu keluaran dari MIN 2 Palembang. Baik itu SMP maupun MTs, alumni nya termasuk yang ditunggu oleh sejumlah sekolah.” katanya
Menurut Iskandar, beberapa sekolah yang mengincar alumni MIN 2 Palembang diantaranya SMP 33 Palembang, MTs Negeri 2 dan MTs Negeri 1 Palembang. Menurutnya, keberadaan alumni madrasahnya di sana dinilai mampu mengharumkan nama sekolah mereka.
Hal itu katanya, membuat dia bangga. Artinya kata dia, alumni dari madrasahnya banyak memberikan kontribusi bagi sekolah baru mereka terutama ketiga sekolah yang disebutkan itu.
“Setelah saya tanya ternyata iya. Karena alumni dari MIN 2 banyak ketetrampilan seperti membaca Alqur’an, banyak memiliki hafalan ayat, kesenian, pramuka dan lainnya,” katanya
Bahkan katanya dari pihak sekolah baru mereka, alumni MIN 2 bisa disebut sebagai andalan dalam banyak kegiatan. Baik di lingkungan intern sekolah maupun lomba luar sekolah
Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Sumsel H. M. Alfajri Zabidi, S.Pd.,MM., M.Pd.I didampingi Kasubbag Umum dan Kasubbag Inmas serta staffnya menghadiri acara pelepasan siswa di MIN 2 Model Palembang menyampaikan pesan untuk siswa, orang tua dan madrasah.
“Untuk siswa teruslah belajar Alqur’an. Saya harap orang tua tidak ragu- ragu lagi menyekolahkan anak ke madrasah. Dan untuk madrasah ini teruslah meningkatkan kualits dan program-programnya,” katanya mengawali sambutan
Menurutnya, orang yang cinta dan mengamalkan Alqur’an akan jauh dari bahaya termasuk pengaruh lingkungan buruk. Untuk itu, dia berharap para pengahafal Alqur’an di MIN 2 tidak hanya sebatas 1 juz. Tetapi lebih dari situ. Sebab, dia yakin dengan banyak menghafal Alqur’an kedepan akan banyak memperoleh kemudahan.
Kepada orang tua sendiri, dia meminta agar jangan pernah ragu menyekolahkan anak ke madrasah. Saat ini lanjutnya, kualitas belajar di madrasah jauh lebih baik. Madrasah adalah sekolah umum berciri khas agama. Agama yang ditonjolkan adalah hafal Alqur’an.
“Baru saja kita mendengar anak MIN 2 melantunkan ayat-ayat Allah swt. Merdu sekali. Dan dia (siswa) menurut kepala madrasahnya telah hafal 9 juz. Subhanallah. Terharu,” ungkapnya
Itu katanya, salah satu bukti keunggulan madrasah yang saat ini ada di Sumsel khususnya di Palembang. Para kepala madrasah telah melaksanakan program rumah tahfidz dan mampu melahirkan hafidz/hafidzoh yang berkualitas.
“Inilah yang saya harapkan bahwa madrasah mampu membumikan Alqur’an di negeri ini kepada siswa/siswinya,” lanjutnya
Dia meminta kepala madrasah terutama MIN 2 agar selalu membudayakan lingkungan membaca Alqur’an. Dia berharap kedepan setiap madrasah memiliki panggung baca Alqur’an untuk siswa mengkumandangkannya tiap pagi.
“Saya harap semua madrasah di Sumsel ini membudayakan baca Alqur’an. Tiap pagi menugaskan siswa membaca Alqur’an. Jadi, nantinya para siswa akan cinta Alqur’an,” harapnya
Ketua komite Drs. Suhana mewakili para orang tua menyampaikan terima kasih kepada pihak madrasah. Kepada kepala madrasah, para guru dan semua jajaran MIN 2 yang telah mengajar, mendidik dan melayani putra-putri mereka dengan baik. Sehingga mendapat banyak pengetahuan dan keterampilan terutama di bidang keagamaan.
“Kami tidak bisa membalas apa-apa. Saya hanya berharap kepada anak-anak semua mari terapkan ilmu yang telah kalian peroleh dan janganlah menjadi beban untuk bangsa ini,” katanya. (Editor Jon Heri)
.
.









