Home HL Diduga Tempat Produksi Sabu, Sorum Mobil di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Digerebek...

Diduga Tempat Produksi Sabu, Sorum Mobil di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Digerebek BNN Pusat

169
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG,Jodanews​ –Tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang dibackup Polda Sumsel, Rabu (26/4/2017), menangkap dan menembak mati seorang laki-laki diduga tersangka bandar narkoba.

Tersangka terduga bandar narkoba yang belum diketahui identitasnya tersebut, ditangkap dan ditembak mati saat digrebek di sebuah rumah yang berada di Perum Azhar Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Dari penangkapan tersebut, selain mengamankan barang bukti narkoba berupa sabu sebanyak 10 kilogram serta 6.000 butir pil ekstasi, petugas juga berhasil mengamankan dua orang tersangka lainnya.

Saat ini, jenazah yang diduga sang bandar narkoba tersebut sudah dibawa ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan outopsi sedangkan, dua tersangka lainnya masih dilakukan pengembangan.

Dan tak selang berapa lama, petugas pun langsung kembali melakukan pengembangan dengan melakukan penggrebekan di sebuah showroom mobil BSA Mobilindo yang terletak di Jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Dalam penggerebekan ini, petugas BNN Pusat dengan bersenjata lengkap, dibantu petugas Polda Sumsel, dan Polsek Ilir Barat I Palembang.

Dari pantauan di TKP, terlihat anggota BNN Pusat mengamankan dan membawa tiga orang laki-laki yang telah diborgol dengan menggunakan tiga kendaraan roda empat. Selain mengamankan tiga orang tersangka, polisi juga membawa berapa berkas seperti dokumen dari dalam kantor BSA Mobilindo, dengan menggunakan sebuah mobil.

“Barang bukti yang kita amankan sekitar 15 kilogram sabu. Tapi nanti sajalah, kan besok akan dirilis juga di Polda Sumsel,” ujar salah satu petugas yang menggunakan rompi bertuliskan BNN, saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara itu, salah satu warga di sekitar yang juga memiliki bisnis jual beli mobil mengatakan, yang diamankan itu adalah orang Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). “Tadi polisi bawa narkoba diduga sabu dalam kantong. Mereka (yang diamankan) masih bersaudara,” ungkap warga tersebut.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga bandar narkoba di Palembang. “Barang buktinya 10 kilogram sabu dan 6 ribu ekstasi. Satu ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap dan dua orang lagi sudah diamankan,” ungkap Agung.

Dikatakan Agung, saat ini pihaknya bersama BNN Pusat sedang melakukan pengembangan kasus ini. “Sedang dikembangkan, besok (hari ini, red) akan saya rilis langsung,” tegasnya.

Disisi lain, Siswoyo (35) seorang usaha bakso Lumayan yang tepat berada di depan BSA Mobilindo mengatakan, Sebelum melakukan penangkapan dan penggerebekan di Sorum mobil BSA Mobilindo, petugas BNN Pusat sempat mengintai sehari sebelumnya. “Mereka (BNN Pusat) sempat nongkrong di warung saya malam sebelumnya Selasa, (25/4/2017) sekitar pukul 19.00 Wib hingga 21.30 WIB,” ujar Siswoyo

Dikatakan dia, petugas yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut silih berganti mengintai BSA Mobilindo, dengan cara melihat gerak – gerik orang yang keluar masuk di BSA Mobilindo. “Mereka tidak lepas dari handphone tapi matanya selalu melihat ke arah sana (BSA Mobilindo, red),” ungkapnya.

Setelah melakukan pengintaian malam harinya, masih dikatakan dia, besoknya Rabu, (26/4/2017) pagi mereka sempat ngopi di warung saya,” beber dia.

Selanjutnya, dikatakan dia, pada siangnya atau sekitar pukul 13.30 WIB, petugas langsung melakukan penggerebekan di BSA Mobilindo. “Saya baru tahu mereka anggota Polisi (BNN Pusat) setelah melakukan penggerebekan tersebut. Bahkan, dikatakan Siswoyo, saat melakukan penggerebekan tersebut, petugas juga masih sempat memesan kopi hangat kepada dirinya.

“Saya juga tidak tahu bahwa Sorum tesebut dijadikan tempat narkoba,” ujar dia. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here