Laporan : Meida Sari
PALEMBANG,Jodanews -Lantaran membawa senjata tajam kini WA (17) dan Jailani (22) warga Lorong Keramat, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang, harus berurusan dengan anggota Sabhara Polresta Palembang yang itu sedang melalukan patroli rutin di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan SU I Palembang, Selasa (11/4/2017) pukul 17.05 Wib.
Karena melihat gerak gerik kedua sekawan yang saat itu mengendarai sepeda motor jenis Beat tersebut mencurigakan, serta tidak memakai helm kemudian mereka hendak dihentikan oleh petugas, namun kedua sekawan tersebut malahan tidak mau berhenti, sehingga petugas sempat melakukan pengejaran.
Saat dilakukan pengejaran, namun motor yang mereka kendarai kalah cepat oleh petugas, akhirnya kedua sekawan memutuskan untuk meyerah. Saat digeledah petugas mendapati satu buah pisau jenis badik yang diselipkan di pinggang kiri WA.”Saat kita geledah, kita menemukan sebilah sajam yang disimpan di balik pinggang sebelah kiri pelaku WA,”ujar Kasat Sabhara Polresta Palembang Kompol Dasril Effendi melalui anggotanya Brigadir Faze Mushaf.
Selanjutnya kedua pelaku langsung digelandang ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Keduanya beserta barang bukti berupa sajam dan sepeda motornya kita serahkan ke unit Satreskrim Polresta Palembang untuk dilakukan pengembangan apa kegunaannya membawa sajam,” ujarnya.
Sementara itu, tersangka WA mengaku sengaja membawa sajam tersebut dikarenakan untuk berjaga diri saat menongkrong di Pondok Cafe Gosip yang berada tak jauh dari lokasi penangkapan. “Memang saya bawa dari rumah, untuk berjaga diri. Karena saat menongkrong disana, banyak yang mabuk dan sering menganar dengan pengunjung yang lainnya,”terangnya seorang pelajar ini. (Editor Jonheri)








