Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Berawal dari berkenalan melalui media sosial (medsos) Facebook, membuat FY (19) nyaris diperkosa kenalannya Riki (19) warga 12 ulu Palembang. disebuah rumah kosong. Namun, beruntung saat kejadian ada orang yang melintas sehingga korban tidak kehilangan mahkota keperawanya.
Kejadian ini berawal saat korban yang merupakan warga Jalan KH Azhari Lorong Pedatuan Darat nomor 222 RT 08 RW 02 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, berkenalan dengan pelaku lewat sosmed facebook. Dari perkenalan tersebut keduanya sering berkomunikasi.
Karena sering berkomunikasi secara intens dan saling tukar-tukaran nomor handphone, akhirnya pelaku pun mengajak korban untuk bertemu di Bank Sumsel Babel, Jakabaring. Lalu pelaku mengajak untuk kerumahnya dengan alasan mengambil helm dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo.
“Tapi bukannya diajak kerumahnya, melainkan saya diajak kerumah kosong yang terletak di Lorong Jamik Kawasan Plaju pada hari Selasa (28/2/2017) sekitar jam 17.00 Wib sore. Lalu, dia masuk kerumah kosong dan langsung mengunci pintu dan baju saya langsung ditarik secara paksa pak,”terangnya saat melapor ke SPKT Polresta Palembang. Rabu (1/3/2017).
Karena merasa akan diperkosa lanjut korban, akhirnya ia mencoba untuk melawan pelaku dan memberontak, sehingga pakaian yang ia kenakan robek dan mencoba membuka paksa pintu sembari berteriak minta tolong. “Beruntung saat kejadian ada yang lewat pak, jadi saya langsung lari keluar langsung ditolong warga dan dia lari tidak tau kemana pak,”katanya.
Ditambahkan Ibu Korban, Titin (45), ia menambahkan, kalau anaknya sempat pamit untuk pergi ke Kawasan Jakabaring dengan diantar oleh keluarganya. Namun, dirinya tidak mengetahui kalau anaknya sudah ada janji untuk bertemu dengan pelaku yang sudah mencoba memperkosa buah hatinya. “Untung saja pak, saat kejadian ada warga yang lewat dan menolong anak saya pak. Saya berharap pelaku segera cepat ditangkap,” terangnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk MH membenarkan adanya laporan korban dan saat ini tengah dalam penyelidikan petugas. Kita akan segera tindaklanjuti laporan korban. “Laporan korban akan kita proses dan anggota sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku, untuk menangkannya,” ujar Maruly. (Editor Jon Heri)








