Laporan Cindra Irawan
SEKAYU , Jodanews – Pers sebagai penyampai informasi public, memiliki peranan penting dalam mensosialisasikan setiap kegiatan yang dilakukan instansi pemerintah maupun swasta. Salah satunya dalam dunia pendidikan, peran pers disekolah sangatlah penting, karena guru sangat membutuhkan informasi untuk bekal dalam mendidik anak-anak. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Drs. Syafaruddin diwakili Sekretaris Dikbud dalam acara pembukaan seminar sinergitas antara sekolah dan pers guna menunjang mutu guru berkualitas dalam mengenal peran pers disekolah, yang berlangsung di Gedung Dharma Wanita. Kamis, (23/3/2017).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba sangat menyambut positif dan siap berkolaborasi untuk melaksanakan sinergisitas guru dan pers dalam dunia pendidikan ini. “Sinergi ini sudah lama, namun belum terbuka untuk guru guru, karena guru banyak tertutup dengan pers, tapi kedepan pers adalah mitra kita, untuk itu jika ada pers mendatangi sekolah jangan selalu menghindar karena pers berguna untuk membesarkan kita kedepan, dengan informasi akan meningkatkan mutu sekolah kita dunia pendidikan sekarang ini. Mari bersama-sama mendukung program MUBA, baik dalam dunia pendidikan maupun yang lainnya”, jelasnya.
Acara tersebut dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muba, yang dihadiri PJ Bupati Muba, H Yusnin, S Sos, M Si, diwakili Plt Sekda Muba Drs H Apriyadi, M Si, Ketua KPU Muba H. Ahmad Firdaus Marvel’s, Kapolres Musi Banyuasin AKBP. Rahmat Hakim, Ketua PWI Provinsi Sumsel H. Oektafriadi, S.H., Ketua PWI Muba Kurnaidi, S.T., SKPD dan FKPD serta 537 peserta yaitu Kepala Sekolah dan guru dari 148 sekolah, dan para wartawan.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Oktapriadi, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung diadakan kegiatan ini karena di Provinsi Sumsel, Kabupaten Muba yang pertama mengadakan kegiatan seminar ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya telah mengikuti acara ini, acara ini digelar guna memberikan pemahaman dan wawasan kepada tenaga pendidik untuk menunjang mutu guru berkualitas dalam mengenal peran pers disekolah”, ujarnya.
Disampaikannya juga bahwa sekolah dan pers merupakan bagian dari sinergitas membangun soliditas untuk kemajuan daerah. Untuk itu, ke depannya saling berkomunikasi dan berbagi informasi antara pers dan guru perlu terus ditingkatkan.
“Pers bukan untuk ditakuti atau dihindari, tetapi jika ada pers yang ingin konfirmasi, sampaikan informasi yang baik dan benar karena pers juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Tangkap saja jika ada wartawan yang memeras, wartawan abal-abal tidak mempunyai identitas, silahkan laporkan”, tegasnya. (Editor Jon Heri)


Laporan Cindra Irawan





