#Hadirkan Brand Ambassador Tara Basro
Laporan Ofie
PALEMBANG, Jodanews – Kebutuhan pelanggan dan masyarakat Indonesia atas layanan data terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebaliknya, layanan tradisional berupa voice dan SMS terus menurun trafik penggunaannya. Hal tersebut menunjukkan semakin luasnya masyarakat Indonesia yang merasakan manfaat layanan data. Inisiatif XL meningkatkan kualitas jaringan di sepanjang tahun 2016 akan terus berlanjut di tahun 2017. Secara rata-rata kualitas koneksi layanan data XL telah meningkat, termasuk luas cakupan wilayah layanannya.
GM Sales Operation Southern West Region, Rudi Rahman Hidayat mengatakan, Kualitas jaringan akan menopang semua aspek kualitas layanan. Dua hal yang dilakukan yaitu meningkatan kapasitas dan memperluas jangkauan jaringan. Peningkatan kapasitas, dilakukan dengan memperbesar alokasi jaringan hingga 3x lipat. Sementara itu untuk ekspansi dilakukan dengan memperluas jangkauan layanan 3G di wilayah Jawa dan luar Jawa.
Saat ini, penggunaan layanan tradisional (voice dan SMS) mulai bergeser ke aplikasi-aplikasi yang meningkatkan konsumsi kuota data. Hal ini menunjukkan bahwa, pelanggan XL dan masyarakat Indonesia sudah merasakan manfaat positif dari layanan data. Total trafik jaringan dari seluruh layanan meningkat 162% menjadi sekitar 500 Petabytes per akhir 2016.
Menurut Rudi, kini pelanggan XL sudah bisa merasakan kualitas layanan yang semakin luas, cepat, dan kuat. Hingga akhir tahun 2016, sebanyak lebih dari 40 kota/kabupaten di Sumatera Bagian Selatan telah terjangkau dengan layanan 3G, dan 2 kota di Palembang dan Belitung sudah terlayani dengan 4G LTE. Dengan demikian, layanan XL telah membuka kesempatan kepada pelanggan untuk menimba manfaat yang lebih maksimal dari teknologi digital untuk membangun kehidupan dan masa depan yang lebih baik.
XL juga terus berinovasi dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan 4G LTE dengan implementasi BTS 4.5G ready yang akan mendukung teknologi-teknologi 4.5G tanpa perlu upgrade BTS. Teknologi 4×4 MIMO dengan menggandakan jumlah cabang antena BTS dari 2×2 menjadi 4×4 telah diimplentasikan di Jabotabek, Bandung, kota-kota di Jawa Tengah, DIY, Surabaya dan Denpasar dan memberikan manfaat kenaikan kecepatan data, kekuatan penetrasi sinyal dan kestabilan akses data. BTS 4.5G ready ini juga sudah mendukung teknologi high modulation 256 QAM yang akan menaikkan kecepatan layanan data 30% diatas jaringan 4G. BTS 4G LTE XL juga sudah siap untuk implementasi penggabungan frekuensi LTE 1800 MHz dengan LTE 2100 MHz (Carrier Aggregation) dan akan mulai diimplementasikan bila teknologi netral di 2100 MHz sudah di berikan ijin oleh pemerintah guna memberikan kapasitas yang lebih lebar pada layanan data yang dari tahun ke tahun meningkat secara tajam.
Untuk tahun 2017, XL akan meneruskan upaya peningkatan kualitas dan perluasan jaringan dengan menganggarkan lebih dari 80% dari belanja modal (capex). Beberapa rencana yang akan dilakukan terkait hal ini antara lain adalah melanjutkan perluasan wilayah cakupan layanan dengan memanfaatkan layanan 3G melalui frekuensi 900MHz ke wilayah-wilayah baru yang belum tersedia layanan Data. Selain itu, XL juga terus meningkatkan kualitas layanan data melalui perluasan layanan 4G LTE di wilayah-wilayah yang memiliki kebutuhan data tinggi di Indonesia. Untuk itu, pembangunan jaringan fiber optic juga akan terus digelar, terutama di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Peningkatan kualitas akses data di berbagai pelosok wilayah Tanah Air ini juga diharapkan mampu berkontribusi bagi percepatan pembangunan di daerah. Apalagi, semakin banyak anggota masyarakat pengguna aktif layanan jejaring media digital atau netizen yang secara sukarela ikut mempromosikan potensi daerah, terutama di bidang wisata. Akses yang mudah dan berkualitas hingga pelosok daerah akan menjadi sarana penunjang bagi pemerintah daerah dan elemen warga masyarakat lokal untuk menginformasikan potensi ekonomi daerahnya. (Editor Jon Heri)








