Laporan Cindra Irawan
MUBA, Jodanews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali berupaya meningkatkan profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang digelar di aula Wisma Atlit Sekayu Kabupaten Muba selama dua hari, 21-22 Des 2016.
Kegiatan UKW tersebut dibuka Plt Bupati Muba, Davit Seregar yang diwakili kesbang Pol Muba H M Soleh Naim. Kamis (22/16).
UKW ini diikuti sebanyak 33 peserta, terdiri dari 7 orang peserta utama,26 orang peserta muda/ wartawan dari berbagai media cetak, elektronik (televisi, radio, dan ‘online’) dari Kabupaten Muba, Lubuk Linggau dan Palembang.
Dalam sambutannya Plt Bupati Musi Banyuasin Davit Seregar melalui Kepala Badan Kesbang Pol Muba H M Soleh Naim menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PWI Kabupaten Muba ini. “Dengan UKW ini, para wartawan dapat meningkatkan kualitas profisionalismenya, dan berperan aktif dalam pembangunan di dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin,” harapnya.
Semantara itu Direktur UKW Pusat, Usman Yatin mengatakan Uji Kompentensi Wartawan (UKW) sangatlah perlu, agar wartawan mengerti dan memahami betul etika jurnalistik dalam menjalan profesinya. Lebih lanjut beliu berpesan, agar selalu belajar dan belajar baik yang sudah dinyatakan berkompeten maupun yang belum, jelasnya.
Begitu juga disampaikan ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Oktap Riady, UKW merupakan prosedur yang harus ditempuh wartawan agar profesional dan memiliki kompetensi.
Menurut dia, peserta UKW akan mengikuti uji kompetensi untuk tingkat muda, dan utama.
“Kita tidak bisa menjamin semua bisa lulus. Kita punya semangat untuk mengikuti uji kompetensi ini, ikut prosedur organisasi, dan mengembangkan agar lebih baik,” katanya.
Hadir dalam kesempatan itu, Direktur UKW Pusat Usman Yatin, ketua DPRD Muba Abusari Burhan, kesbang Pol H M Soleh Naim,komisionir KPU Muba Bidang Hukum Pratama, Ketua PWI provinsi Sum-Sel Oktaf Riadi, dan Jon Heri M, Tarmilin Usman tim penguji dari pronsi Aceh, provinsi Banten, dan Lampung. (Editor Jon Heri)







