Laporan Zoel
MUARA ENIM, Jodanews—Diduga karena kelalaian petugas penjaga perlintasan kereta api di Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Tungkal Muara Enim, Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api antara Kereta Api Sindang Marga dengan Toyota Hilux dengan nomor polisi KT 8037 KG, Senin kemarin pukul 23.00 WIB, kejadian menelan korban Jiwa.
Korban bernama M.Rizal (18) warga Desa Tanjung Jati yang mengalami luka di leher meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit HM Rabain Muara Enim, Safriadi (22) pengemudi mobil naas bersama rekannya yang lain, sedangkan Arles Selamat dan hanya menderita luka ringan.
Kecelakaan yang terjadi antara kendaraan double cabin milik PT AMR dengan Kereta Api Sindang Marga dari Lubuk Linggau menuju Palembang ini diduga karena kelalaian petugas perlintasan Kereta Api.
Menurut keterangan saksi mata, Ucok, sebelum terjadi kecelakaan tidak terdengar ada peringatan kereta akan lewat. ” Idak tedenger pak, tahu – tahu ado suara bedentum, kami belari kesini (TKP). Mobil itu lah tejengkang,” kata Ucok menuturkan.
Sementara petugas penjaga pintu perlintasan, Handayono (21) mengaku panik dan tidak sempat menutup palang pintu perlintasan karena kaget melihat mobil sudah berada di tengah rel saat kereta melintas. Akibatnya, mobil yang dikemudikan Safriadi remuk dan terpelanting ke tepi jalan.
“Aku bingung, harus tekan tombol pintu atau memberitahu mobil bahwa ada kereta yang melintas. “Ungkapnya.
Handoyono mengakui, beberapa saat sebelumnya memang sudah ada pemberitahuan dari stasiun Banjar Sari bahwa akan ada kereta yang lewat. “Sudah ada pemberitahuan, tapi karena kondisi saat itu hujan deras, jadi saya hanya fokus pada kereta,” ujarnya kepada awak media usai dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, bangkai mobil baru di evakuasi pihak kepolisian dari lokasi pada Selasa (15/11) pagi dengan menggunakan crane. Kondisi jalan didekat lokasi sempat terjadi kemacetan akibat banyaknya warga yang ingin menyaksikan langsung proses evakuasi kendaraan. (Editor Elan).








