Laporan media sari
PALEMBANG,jodanews-Lantaran sering bergadang dan bekerja sebagai kernet mobil truk, membuat dua sekawan ini malah menggunakan sabu sebelum mereka berangkat bekerja. Alasannya mereka menggunakan sabu supaya tidak mengantuk dan lebih tahan bergadang saat berada di dalam truk.
Keduanya yang baru saja membeli membeli sabu, ketika melihat ada polisi yang sedang menggelar razia mereka berupaya untuk menghindar dan membuang sabu yang baru saja dia beli. Namun, saat membuang sabu anggota Polsek IB II Palembang melihatnya dan mengamankan keduanya.
“Sudah lama pakai sabu pak, karena sering jalan jauh jadi pakai sabu. Kalau tidak pakai sabu, rasanya sakit semua badan aku,” ujar Rifan Rafael (20) warga Jalan Inspektur Marzuki Gang Fidia Kelurahan Siring Agung IB I Palembang, Sabtu (12/11).
Ketika membeli dan menggunakan sabu, Rifan tidak hanya sendiri. Ia selalu bersama temannya Beni (27) warga Jalan Irigasi Kelurahan Srijaya Kecamatan Sukarami Palembang. Keduanya selalu bersama-sama untuk membeli sabu dikawasan Tangga Buntung Palembang.
Namun sialnya, ketika mereka baru membeli sabu seharga Rp 100 ribu untuk digunakan, saat pulang mereka terjaring razia. Ketika diperiksa, ternyata ditemukan sepaket sabu di kantong celana Rifan.
“Belum sempat dipakai, karena memang baru beli. Rencananya mau dipakai sebelum berangkat bekerja, tetapi malah ditangkap polisi,” ujar Beni.
Kapolsek IB II Palembang AKP Mayestika didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa menuturkan, pihaknya tengah melakukan razia rutin dan ketika keduanya melintas dilakukan penggeledahan. Keduanya sempat akan membuang sabu yang sudah dibeli, tetapi terlihat anggota.
“Tersangka sudah kami amankan dan menginterogasi dimana mereka mengambil sabu tersebut,” ujarnya. (Editor: Jon Heri )








