Home HL Harijono : Asuransi Petani Muara Enim Gagal Panen Pemberkasan Masih Belum Lengkap

Harijono : Asuransi Petani Muara Enim Gagal Panen Pemberkasan Masih Belum Lengkap

123
0

Laporan : zul

Muara Enim, jodanews—Asuransi Usaha Tani Padi adalah Program pemerintah melalui kementrian pertanian yang memberikan perlindungan kepada para petani padi, baik pemilik maupun penggarap yang mengalami gagal panen (Puso) agar mendapatkan jaminan modal biaya tanam kembali untuk pertanaman berikutnya.

Para petani di desa – desa kabupaten muara enim menanyakan kenapa uang asuransi belum turun ke petani di desa desa dari dinas pertanian tanaman pangan hortikultura.

Kadin Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muara Enim Ir.H.Kani MM didampingi Kasi Usaha Tani dan Pembiayaan Harijono Sp Mengatakan “Kegiatan ini kegiatan dari APBN Pusat Jakarta, petani waktu mendaftar itu mengajukan polis dikirimkan ke jakarta, setelah pelaksanaan waktu penanaman ada kendala kekeringan, ada kena hama tikus, nah inilah mereka mengajukan klim.

Klim mereka sudah saya kirim ke palembang dan diteruskan ke jakarta, ketika sampai palembang verifikasi data mereka dikembalikan karena datanya tidak lengkap. 

“Syarat umur tanaman telah melewati 10 hari setelah tanam (HST), umur padi sudah melewati 30 hari (Teknologi Tabrak), kerusakan mencapai 75% dari luas petak alami, intensitas kerusakan juga mencapai 75%, tidak menghilangkan bukti kerusakan, jika terkena banjir lahan telah terendam selama 7 hari berturut turut dan tanaman padi menjadi rusak atau mati, segera melaporkan kepada KCD/POPT-PHP jika kerusakan dari akibat yang disebutkan dalam jaminan paling lambat 3 hari sejak kerusakan, dokumen pengajuan klaim : a. Form 7, Formulir pemberitahuan kerusakan, Form 8 formulir berita acara kerusakan, Foto padi yang rusak, Foto copy KTP Petani. “Ungkapnya.

Untuk Tindak lanjutnya pemberkasan itu sebagian sudah sampai di jakarta, kalau yang tidak lolos verifikasi memang disuruh untuk melengkapi.

Untuk didaerah kepur tidak termasuk dalam asuransi karena tidak mendaftar, padahal penyuluhannya sudah kita lakukan di tiap desa.

Lanjutnya Yang termasuk mendaftar asuransi yaitu di desa Lubuk Empelas, Tanjung Jati, Muara Lawai Besar, Muara Gula, Pinang Belarik, Tanjung Serian, Dusun Muara Enim , Muara Harapan, Ujan Mas Baru, Tanjung Raman, Karang Raja, Ujan Mas Lama, dan Ulak bandung.

“Nah asuransi ini berguna bagi petani disaat petani gagal panen serta membantu meringankan beban petani diwaktu gagal panen. Jadi saya himbaukan untuk para petani sabar menunggu, karena kami masih mengurusi data data petani yang belum lengkap pemberkasannya, kalau pemberkasan datanya sudah lengkap dan uang asuransinya sudah turun maka akan segera di bagikan ke para petani yang gagal panen. “Tegasnya. (Editor: Jon Heri )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here