Home HL Sibuk Ganti Ban Mobil , Uang Rp 200 Juta Raib Diambil Orang

Sibuk Ganti Ban Mobil , Uang Rp 200 Juta Raib Diambil Orang

151
0

Laporan Armadi

BANYUASIN, Jodanews – Kepala Desa Sukamulia Kecamatan Tungkal ilir Kabupaten Banyuasin Sumsel, Sucipto terpaksa merelakan uang senilai Rp 200 juta diambil orang tidak dikenal., Jumat (7/10).  Dari pantauan portal Jodanews.com,  saat dirinya selesai dari Bank Sumsel Babel Kecamatan Banyuasin III mengambil uang Dana Desa (DD), ban mobil sebelah kanan yang mereka tumpangi dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 1818 JC mendadak kempes di dekat Kantor Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuasin, karena ban mobil ditumpangi kempes, Sucipto dan Bendahara Desa Daryanto (30) turun dari mobil untuk memeriksa kondisi bannya, setelah tahu ban mobilnya sudah tidak ada angin lagi. Kepala Desa dan Bendahara Desa ini mengeluarkan alat-alat untuk membuka ban, posisi pintu belakang mobil masih terbuka, tidak diduga setelah mereka selesai memasang ban serep dan hendak mengambil air minum di jok tengah, tas yang berisi uang Rp 200 juta hilang diambil orang tidak dikenal, akibat kejadian tersebut dirinya bersama bendahara desa segera melapor ke Mapolsek Pangkalan balai. “Sekitar pukul 12.00 kami datang dari Desa Sukamulia Kecamatan Tungkal ilir hendak ke Bank Sumsel babel untuk mencairkan uang Dana Desa (DD), karena istirahat kami disuruh datang lagi pukul 13.00 wib, setelah kami kembali datang dan kami selesai mencairkan dana tersebut, kami langsung pergi ke arah Perkantoran Kabupaten Banyuasin untuk mengurus berkas di Dinas PU Bina Marga”Ucap Sucipto (55), Saat dibincangi. Dilanjutkan Sucipto , saat tiba di dekat Kantor Dinas Pariwisata , tiba-tiba ban mobil yang mereka tumpangi mendadak kempes. “Saya bingung selama ini mobil  tidak pernah saya pakai, yang sering memakai mobil tersebut adik saya jadi saat mau ganti ban kami tidak bisa, padahal ban tersebut sebelum mau berangkat kondisinya sudah kita cek dan kondisinya bagus, tiba-tiba tidak jauh dari kantor Dinas Pariwisata Banyuasin ban kami goyang,dan ternyata kondisinya sudah kempes”terangnya. Masih dikatakannya, saat dirinya bersama Bendahara Desanya membuka ban mobil, Sekcam dan Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Tungkal ilir datang membantu mereka. “Saat kami kebingungan mau membuka ban, Sekcam dan Kasipem datang membantu kami kebetulan mereka mau pulang ke Palembang, posisi pintu belakang masih terbuka, karena kami terlalu sibuk memperbaiki ban mobil, kami tidak tahu kalau tas yang berisi uang Rp 200 Juta raib diambil orang,”tukasnya. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here