Laporan : Aben
PALI, Jodanews-Terbengkalainya pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, yang dibangun pada Tahun 2015 lalu, tahun 2016 ini dianggarkan kembali melalui dana APBD, sebesar Rp. 8 Miliyar. Namun sayangnya walaupun sudah dianggarkan Rp. 8 M belum juga bisa diselesaikan. Kenyataan inilah, banyak menimbulkan pertanyaan dan opini di masyarakat Kabupaten PALI, kenapa pembangunan Rumah Sakit Pratama yang perdana di Kabupaten PALI ini, belum dilanjutkan, salah satunya dari Ketua LSM Siap dan Tanggap (SIGAP) Provinsi Sumatera Selatan, Suhaimi Dahalik, SH. “Bagaimana perencanaan dan pelaksanaannya, sehingga pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kabupaten PALI sampai berlarut larut pembangunannya, ada apa? Tanya Suhaimi Dahalik, SH Dikatakan Suhaimi, sepertinya konsep perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Pembangunan Rumah Sakit Pratama tersebut tidak dilakukan secara optimal, makanya terbengkalai ujar Putra Desa Air Itam Kabupaten PALI ini. Lebih lanjut dikatakannya Suhaimi, mengenai Pembangunan Rumah Sakit Pratama yang terbengkai tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi yang terkait, juga aparat penegak hukum. Bila ada temuan kejanggalan dan kecurangan dalam pelaksanaannya, mohon diberikan tindakan sesuai hukum yang berlaku kata Suhaimi. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PU CK, Putra waktu dikonfirmasi portal ini, terkait dengan terbengkalainya pembangunan Rumah Sakit tersebut. mengatakan,”Kelanjutan Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang, Tahun 2016 ini, melalui APBD Kabupaten PALI kita anggarkan lagi sebesar Rp. 8 Miliyar, sekarang tendernya sudah selesai kita laksanakan ujar Putra. Ditanya wartawan jodanews.com, apakah dengan dana Rp 8 Miliyar tersebut, Rumah Sakit Pratama bisa terselesaikan. Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten PALI menanggapinya, bahwa Pembangunan Rumah Pratama tersebut, belum baru bisa selesai pada Tahun 2018 nanti,” tambahnya. (Editor Jonheri)








