Home HL Massa Minta Polda Sumsel Usut Kasus Money Lundry

Massa Minta Polda Sumsel Usut Kasus Money Lundry

167
0

Laporan Meidasari

PALEMBANG, Jodanews – Puluhan pemuda yang mengatasnamakan dari Gerakan Masyarakat Peduli Anti Korupsi (GEMPAR) menggelar aksi  damai di pintu masuk Mapolda Sumsel, Rabu (27/07/2016)  pukul 09.00 WIB. Massa yang di koordinatori Febri Zulian dan Koordinator Lapangan Rohadi melengkapi diri dengan poster yang terbuat dari kertas karton bertuliskan ‘usut tuntas kasus money lundry. Dalam aksi itu massa GEMPAR menuntut agar Polda Sumsel, mengusut tuntas
indikasi korupsi dan nepotisme dalam prakter gratifikasi dan atau pungli dalam proses rolling jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kuat dugaan dilakukan oknum pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Musi Banyuasin. Bukan hanya itu indikasi korupsi juga terjadi dalam proses pengadaan raskin seluruh kecamatan dalam  Kabupaten Muba bersumber dari APBN dan APBD dalam hal ini distribusi pengadaan beras yang diduga kuat tidak dilakukan proses lelang atau tender, sehingga terindikasi melawan UU dan ketentuan hukum. Faktanya, di Kecamatan Lalan yang ditafsir pengadaannya mencapai lebih kurang Rp 800.000.000. “Kami dari GEMPAR meminta Kapolda untuk segera menyidik terkait dugaan prakter gratifikasi atau pungli dalam proses rolling jabatan di lingkungan Pemkab Muba, dan kasus pengadaan raskin yang diduga kuat tidak dilakukan proses lelang, “ungkap. rohadi. Massa aksi diterima pihak Humas Polda Sumsel diwakilkan KAUR Infordok Humas Polda Sumsel Kompol Panjaitan.”Apa yang menjadi aspirasi akan disampaikan ke pimpinan
untuk segera ditindak lanjuti” jelasnya. (editor Elan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here