Home HL Korban Dugaan Salah Tangkap Minta Pertanggung Jawaban Polres Lahat

Korban Dugaan Salah Tangkap Minta Pertanggung Jawaban Polres Lahat

164
0

Laporan Taufik Hidayat

PAGARALAM, Jodanews — Pasangan suami istri Wisnu Andrio Patra (31) dan Dini Kusmeri (35) warga Perumnas Talang Sawah kota Pagaralam yang diduga menjadi korban salah tangkap oknum anggota Polres Lahat menuntut pertanggung jawaban  Polres Lahat atas kejadian yang dialami keduanya.  Akibat penangkapan yang dilakukan beberapa oknum anggota Polres Lahat pada Selasa  (19/7/2016) didepan SMPN 2 dan Simpang Tanjung Aro Kota Pagaralam tersebut korban merasa nama baik keluarganya tercemar. Kedua korban ditangkap atas tuduhan melakukan aksi perampokan diwilayah Kabupaten Lahat pada Senin (18/7/2016). Parahnya korban Wisnu yang tidak tahu apa-apa tersebut juga mendapat luka tembak dibagian kaki sebelah kanan oleh.Bahkan diduga korban juga sempat dianiaya oleh anggota Polres Lahat dan dipaksa untuk mengakui perbuatan aksi kejahatan yang tidak dilakukannya. Pantauan Jodanews, kedua korban saat ini sedang dalam proses perawatan di RSUD Besemah. Pasalnya korban Wisnu masih mengalami trauma dan kesakitan akibat luka tembak dikakinya tersebut. Hal inilah yang membuat korban dan pihak keluarga meminta pertanggung jawaban pihak polres Lahat. Rolly Aprianto (40) kakak korban mengatakan, pihaknya meminta pertanggung jawaban Polres Lahat atas kejadian salah tangkap ini. Pasalnya pihak keluarga merasa dirugikan dan nama baik keluarga merasa tercemar. Selain itu kedua korban juga saat ini mengalami trauma fisik dan mental akibat kejadian tersebut. “Kami minta oknum anggota Polres Lahat yang menangkap dan melakukan penembakkan kepada adik saya bertanggung jawab. Pasalnya akibat kejadian ini adik saya mengalami trauma fisik karena luka tembak yang dilakukan oknum anggota tersebut,” ujarnya. Pihak keluarga juga meminta pertanggung jawaban tersebut karena tuduhan yang dituduhkan kepada Wisnu dan Merry tersebut tidak terbukti. Namun oknum anggota telah melakukan penangkapan dan penembakan terhadap korban. “Tuduhan yang dilakukan kepada adik saya sudah tidak terbukti jadi kami minta tanggung jawab dari oknum anggota tersebut,” tegasnya. Informasi yang dihimpun Jodanews dari keluarga korban menyebutkan, penangkapan pertama kali dilakukan kepada Duni Kusmeri yang saat itu sedang berada di rumah makan miliknya dikawasan Tanjung Aro,setelah itu anggota Polres Lahat langsung melakukan penangkapan Wisnu yang saat itu sedang berada di sebuah bengkel motor di depan SMPN 2 Pagaralam. Setelah ditangkap korban Wisnu langsung dibawah kekawasan Gunung Dempo dan ditempat itulah korban Wisnu diduga ditembak dibagian kaki dan setelah itu baru dibawah ke Polres Lahat. (Editor:Elan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here