Laporan : Gelek Jhon
KAYUAGUNG, Jodanews-Sijago merah hanguskan lima rumah yang berada di kawasan Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (20/7/2016). Atas kejadian itu, jalan Lintas Timur, baik dari arah Kayuagung maupun Teluk Gelam mengalami macet sepanjang 2 km. Lantaran rumah yang terbakar berada di pinggir jalan lintas. Dinding bangunan yang terbuat dari bahan kayu, serta minimnya sarana pemadam kebakaran cukup menyulitkan petugas dalam menjinakkan api. Namun setelah hampir dua jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan oleh petugas. Kemudian saat ini bangunan yang terbakar telah diberi pembatas atau police line guna penyidikan lebih lanjut. Penyebab kebakaran yang diperkirakan berasal dari arus pendek listrik.
Diketahui masing – masing rumah yang hangus terbakar diantaranya milik Haris (38), Kaucang (35), Edi Idris (40), dan Efendi (60). Selain itu ada dua rumah warga ikut tersambar kobaran api sehingga mengalami rusak berat, yaitu rumah milik Novi dan Hanuar (60). Serta dalam peristiwa kebakaran ada satu warga mengalami luka bakar di lengan kanannya, yakni Rahmi (34), istri dari Haris. Doris (30), salah satu warga sekitar mengatakan, bahwa kejadian berawal atas adanya kepulan asap muncul dari empat rumah tersebut yang berada di kawasan pasar, lalu selanjutnya api langsung membesar dan merambat cepat. “Penyebabnya mungkin hubungan arus pendek listrik atau konsleting. Tetapi pastinya api berasal dari rumah yang mana belum tahu, apa dari rumah Kaucang ataukah rumah Haris,” ungkapnya ditemui di lokasi kejadian. Terpisah, Hercules selaku Camat Pedamaran mengatakan bahwa akibat kemacetan, mobil pemadam telambat datang. Pihaknya juga berharap adanya usulan bahwa setiap kecamatan ada mobil pemadam kebakaran bisa segera terwujud. “Ketika kita hubungi pemadam langsung cepat, tapi memang aksesnya cukup sulit karena lokasinya ramai dan berada di pinggir jalan lintas,” ucap Hercules. “Saat ini pihaknya segera melakukan pendataan korban- korban kebakaran agar bisa mendapat bantuan dari pihak Dinas Sosial OKI maupun instansi lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Sarbini selaku Kepala Desa Srinanti mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya membantu semaksimal mungkin para korban. “Kalau tempat menginap mungkin ada sanak keluarga mereka, tapi kalau bantuan makanan maupun lainnya kita akan coba himpun dari masyarakat,” katanya. Mendapati hal ini, Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia SH S.Ik menuturkan pihaknya akan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menggali keterangan saksi. Pihaknya juga telah mengerahkan anggota guna mengatur lalu lintas. “Untuk sumber api dan penyebabnya masih dalam penyelidikan termasuk kerugian materil,” tuntasnya. (Editor Jonheri)








