Laporan : Armadi
BANYUASIN, jodanews -Taman binatang yang dulu diwancanakan menjadi ikon Kabupaten Banyuasin kini justru menjadi semak belukaran. Ironisnya lagi sejak dibangun hingga sekarang taman tersebut tidak pernah berfungsi.
Irawan, warga Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III saat dibincangi mengatakan sejak dibangun pada awal 2015. taman binatang yang terletak di lingkungan perumahan Dinas Bupati Banyuasin itu tidak pernah difungsikan.
“Lihatlah pak taman tersebut terlihat sekali kalau tidak pernah difungsikan, kini taman berubah jadi semak belukar, begitu juga dengan pendopoan juga sudah tertutup semak,” katanya, belum lama ini.
Sementara itu. Syamsuri, tokoh masyarakat Pangkalan Balai menilai proyek taman itu tidak memiliki perencanaan yang matang, akibatnya taman terbengkalai.
“Ini proyek asal jadi namanya, proyek yang asal bangun tanpa perencanaan, namun yang aneh seteleah terbengkalai semuanya seperti diam bahkan bupati sendiri yang hampir setiap hari melintasi taman itu diam tanpa bahasa,”ujarnya.
Syamsuri berharap kepada DPRD Banyuasin tidak ikut diam, namun berbuatlah sesuatu yang dapat menjadi kebanggaan masyarakat.
“Ini dibangun dengan uang rakyat, wakil rakyat harus berbuat sesuatu yang menjadi kebanggaan masyarakat, jangan ikut-ikutan jadi penonton,” ujarnya. (Editor : Elan)








