Home HL Tak Terima Anak dituduh Mencuri, Iskandara Habisi Mulyadi

Tak Terima Anak dituduh Mencuri, Iskandara Habisi Mulyadi

150
0

Laporan : Cindra

MUBA, Jodanews- Tak terima anaknya Oten (14) dimarahi dan dituduh maling sawit Iskandar (40) nekat tikam Mulyadi (39) hingga tewas. Mulyadi (39) warga Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin, tewas ditikam Iskandar, dengan tusukan dua liang di lengan kirinya korban. Akibat menuduh Oten memetik buah sawit di Perusahaan PTPN VII unit usaha Betung di Desa Tanjung Agung Selatan, Rabu (8/6). Informasi di tempat kejadian perkara, peristiwa tersebut berawal dari tegoran Mulyadi selaku Petugas Keamanan ( PK) pipa air perusahaan PTPN VII unit usaha Betung di desa Tanjung Agung Selatan kepada Oten yang mencuri buah sawit dari areal perkebunan PTPN VII, sehingga terjadilah cekcok mulut. Cekcok tersebut terdengar Iskandar orang tua Oten, tidak terimah anaknya dimarahi Mulyadi, Iskandar ribut dengan Mulyadi sehingga mengakibatkan Mulyadi tewas ditikam Iskandar. Samsudin (50) orang tua korban saat dibincangi mengatakan, kejadian berawal dari anaknya Mulyadi memarahi Oten yang sering mencuri buah sawit milik PTPN VII sedangkan Mulyadi selaku PK di PTPN VII mencegah atau melarang Oten agar jangan mencuri buah sawit. “Karena dilarang tersebut Iskandar orang tua Oten tidak terimah lalu terjadi keributan. Kemudian Iskandar balek kerumahnya yang berjarak lebih kurang 50 Meter dari lokasi keributan mengambil pisau, lalu kembali ketempat ribut langsung menikam Mulyadi sebanyak dua liang mengenai lengan sebelah kiri yang mengakibatkan putus urat lengan dan banyak mengeluarkan darah, Mulyadi sempat kami larikan ke Puskesmas Betung namun dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong lagi,”Ungkapnya. Atas kejadian tersebut massa warga desa mencari pelaku yang menghilang setelah melakukan penikaman, karena pelaku tidak ditemui, massa melampiaskan kemarahan dengan membakar rumah milik Iskandar yang mengakibatkan seluruh perabot isi rumah hangus terbakar, beruntung keluarga Iskandar sudah tidak berada dalam rumah. Kades Tanjung Agung Selatan Indra Kasuma saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, namun kades tidak mengetahui penyebabnya, seluruh isi rumah habis terbakar, namun keluarga pelaku sudah tidak berada lagi dalam rumah,”Ungkapnya. Dengan adanya kejadian tersebut pihak Polsek Lais malam itu juga langsung ke TKP, setibanya ditempat kejadian. pihak Polsek sampai di TKP api yang melalap rumah Iskandar sudah padam dan rumahnya sebagian sudah rata dengan tanah. Sementara itu kapolsek Lais Iptu Ferriyanto membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya telah melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP). Kita akan menindak lanjuti dan masih mengejar pelaku Iskandar, identitas pelaku sudah diketahui, pungkasnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here