Home HL SMKN I Suak Tapeh Gelar Seminar Teknologi Informasi

SMKN I Suak Tapeh Gelar Seminar Teknologi Informasi

186
0

Laporan : Armadi

BANYUASIN, Jodanews-Guna memicu Teknologi Informasi Sebagai Pendukung Kompotensi Tednopreneur SMK/SMA Pada Dunia Usaha Dan Industri Kabupaten Banyuasin. SMKN I Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin adakan seminar yang dibuka langsung Bupati Banyuasin yang dalam kesempatan ini diwakili Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin.Drs.H.Umar Usman. Adapun sebagai nara sumber dari PWI Sumsel yang disampaikan Kasi Hukum PWI Sumsel Suprapto Ramadhan. SH, dari Universitas Binadharma. Rahma Shanti Zinaida. M. Ikom dan Dishub Kominfo Banyuasin acara dihadiri peserta didik dan guru SMA/SMK se kabupaten Banyuasin. Kata sambutanya Bupati Banyuasin. Yan Anton Ferdian.SH dibacakan Kepala Dinas Pendidikan bahwa pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mendukung program ini mengigat semakin maju dan berkembangnya dunia usaha dan ilmu techologi di dunia global sekarang ini.
“dengan mengucap bismilah, seminar ini saya buka”terang Drs. Umar Usman. Sementara itu dalam paparanya perwakilan dari Universitas Bunadharma menjelaskan bahwa usaha sembari kerja, itu sangat mudah karena 75 persen orang bisa mencapai sukses faktor pendukungnya adalah usaha.”buka usaha itu tidaklah sulit cukup bermodal percaya diri, berprestasi pada prestasi, berani mengambil resiko, berjiwa independen, kreatif dan inofatif serta ulet dan tekun.Sebab orang yang sukses itu rata-rata ulet dan tekun serta berani mengambil resiko”imbuhnya. Sedangkan menurut Dishubkominfo Kabupaten Banyuasin sangat mendukung berkembangnya ITE di Banyuasin. “Kabupaten Banyuasin sudah membangun jaringan internet di 12 kecamatan dari 22 kecamatan yang memiliki jaringan internet, sedangkan komitmen pemimpin sangat mensupot berkembangnya techologi di Banyuasin, yang memiliki payung hukum yaitu ITE, louncing 2009 masterplan. Banyuasin sudah memiliki data senter di SKPD, Citra Satelit, dan SDM yang memadai. TIK merupakan kebutuhan, dengan TIK memberikan pelayanan yang istant.”bebernya. Sementara itu menurut Suprapto Ramadhan dari PWI Sumsel untuk menjadi seorang wartawan itu tidak sulit, sebab asal berpegang teguh dengan kode etik dan UU PERS.Menurutnya menjadi seorang wartawan itu sangatlah menyenangkan.
“wartawan itu sipatnya terbuka, untuk menjadi seorang wartawan PWI selalu mengadakan uji kompotensi wartawan, ditambah lagi saat ini PWI kerjasama dan MOU dengan CAC dari Philipin, namun apapun propesinya kalau dilakoni dan dikerjakan secara rutin pasti membawa sukses, kalau ada berita yang nara sumber merasa keberatan dapat mengadu ke PWI. PWI sudah Mou dengan Kapolri dan Kejaksaan tentang pemberitaan. Wartawan sama dengan pekerjaan para nabi dalam surat Alhak yang berbunyi tuhan tidak akan mengutus rosul2nya selaian untuk menyampaikan kabar gembira dan peringatan.”pungkasnya.(Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here