Laporan : Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews-Setelah menjadi Target Operasi (TO), Polsek IB II, selama satu bulan. Akhirnya Sarnubi alias Nur (36), diringkus petugas Polsek IB II, saat akan bertransaksi di Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Pahlawan, Kecamatan IB II Palembang, Rabu (8/9) sekitar pukul 00.30 Wib. Dikatakan Sarnubi yang merupakan warga Jalan PSI Lautan, Lorong Kedudukan II, RT 13 Rw 03, Kelurahan 35 Ilir Palembang, Kecamatan IB II, Palembang. Ia sedang duduk di pinggir sungai Musi, untuk menunggu pembeli. Waktu itu paketnya sudah laku terjual sekitar Rp 600ribu. ” Aku ambek samo AH. Dio kasih barang aku jual ke, waktu itu 45 paket dari hargo Rp 50ribu – Rp 2 juta nah itu lagi nunggu uwong nak beli,” kata pria bertato ini. Masih dikatakan ayah lima anak ini, saat ditangkap ia menyimpan sabu tersebut di dalam kotak yang terbuat dari kartu remi dua kotak, dan di simpan lagi di dalam tas. “Aku biaso ambek 10 gram, nah untungnyo sebulan tu biaso Rp 2 juta, kareno dak tentu uwong beli. Kadang sabu itu di pake dewek dan kadang jugo dibagi-bagi samo budak lorong,” kata pria pengganguran ini. Lanjut Sarnubi, ia bisnis sabu sudah 3 bulan terakhir. Kalau untuk pakai ia sudah 2 tahun. “Ado yang isi, gek laku aku beli ke lagi, untungnyo aku ambek,” tukas residivis pembunuhan ini. Sementara, Kapolsek IB II Palembang, Kompol Ahmad Firdaus, di dampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan bahwa tersangka ini memang sudah menjadi TO kita selama 1 bulan. ” Saat ditangkap tersangka hendak bertransaksi. Barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 45 Paket sabu seharga Rp 11 juta. Dan uang Rp 600ribu kotak untuk menyimpan sabu dan tas beserta dompet tersangka,” terangnya. Saat diamankan, lajutnya ada beberapa sabu yang sudah di paket – paketkan. “Paket 50rb, sebanyak 13 paket, paket Rp 2juta ada 2 paket, paket Rp500rb ada 5 paket, paket Rp200rb ada 10 paket dan Rp100rb ada 15 paket. Atas perbuatannya dikenakan pasal 112 KUHP,” tukasnya. (Editor Jonheri)








