Home EKONOMI Ramadhan, Penjualan Pempek Masih Stabil

Ramadhan, Penjualan Pempek Masih Stabil

129
0

Laporan : Ofie

PALEMBANG, Jodanews– Memasuki bulan suci Ramadhan yang baru seminggu ini, penjualan pempek masih stabil. Karena saat ini konsumen membeli pempek hanya untuk kebutuhan berbuka puasa saja. “Hingga saat ini penjualan pempek masih stabil, belom ada lonjakan pesanan. Karena sekarang masih awal ramadhan,” kata Ahua, Owner Pempek Nony 168 Palembang Jalan Sudirman Palembang, Kamis (10/7). Diakuinya, pesanan pempek akan melonjak biasanya menjelang seminggu mau Lebaran Idul Fitri. Karena biasanya akan banyak konsumen yang akan pulang keluar kota maupun kampung halaman untuk membawa oleh oleh pempek sebagai buah tangan. ” Jadi mereka membeli pempek sebagai oleh-oleh untuk keluarga yang akan di datangi,” jelasnya lagi. Meskipun begitu kata Ahua, pihaknya tetap menyiapkan berbagai macam pempek untuk ramadhan ini. Hampir seluruh jenis pempek dijual di Pempek Nony 168. Mulai dari pempek kecil yang terdiri dari pempek telor, adaan, keriting,kulit, serta lainnya. Selain pempek juga ada makan khas Palembang lainnya seperti model, tekwan, bermacam kerupuk. “Ada beragam jenis pempek dan makan khas Palembang juga di sini. Selain itu juga kita menyediakan aneka pempek yang dikemas dalam paketan,” katanya. Ahua menjelaskan kebanyakan pengunjung yang datang membeli pempek kecil-kecil yang bisa langsung dimakan. Harga ditawarkan mulai dari Rp. 3.500 per biji sampai Rp. 35.000 per biji untuk pempek kapal selam.Sedangkan untuk pempek yang dikemas dalam bentuk paket, harga yang ditawarkan dimulai dari Rp. 105.000 per paket sampai Rp. 350.000 per paket. Untuk kerupuk dan kemplang di mulai dari harga Rp. 20.000 untuk kemasan seperempat kilogram sampai Rp 50.000 untuk kerupuk panggang yang besar.”Andalan kita di sini yaitu pempek campur yang kecil-kecil ini. Dan untuk kerupuk sendiri ada yang kita datangkan dari Bangka dan ada juga yang di buat sendiri di Palembang,” tuturnya. Selain mengemas pempek paketan yang di balut dengan tepung, tambahnya saat ini juga tokonya menyiapkan pempek dalam kemasan di vakum. Jadi pempek tersebut tidak dibalut dengan tepung namun ada yang di goreng dan di rebus kemudian dikemas memakai mesin vakum. “Nah pempek vakum ini sendiri memiliki ketahanan sampai 2 hari selama konsumen melakukan perjalanan mudik atau di simpan di dalam kulkas agar bisa tahan lama,” tandasnya. Mengenai persaingan sendiri, Ahua tidak menampik kalau sekarang sudah banyak toko-toko pempek yang membuka dan menjual pempek dengan harga yang lebih murah. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk kemajuan tokonya. Karena selain menjual langsung di toko, Ahua pun membuka penjualan dengan layanan online. “Selain bisa langsung beli di toko, konsumen juga bisa beli langsung melalui online,” jelasnya.hehe (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here