Laporan : Zoel
MUARA ENIM, Jodanews—PT.Perkebunan Nusantara VII Unit Beringin dalam
rangka mendukung dan memenuhi swasembada gula Nasional 2018
merencanakan konversi dari karet menjadi tanaman tebu. Demikian terungkap dalam paparan menejemen PTPN VII Distrik Sumsel di ruang rapat Bappeda Muara Enim, Kamis (12/5) sekitar pukul 09.00 wib. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar,
Kepala Dinas Perkebunan Muara Enim Mat Kasrun, General Manajer Distrik PTPN VII Sumatera Selatan Robert Simanjuntak dan sejumlah pejabat terkait. General Manajer Distrik PTPN VII Sumatera Selatan Robert Simanjuntak mengatakan “Pihaknya berkomitmen bersama dengan BUMN Perkebunan mendukung dalam rangka memenuhi swasembada gula nasional pada Tahun 2018, adalah 3 juta ton. Lanjut Robert “Kontribusi PTPN VII dalam pencapaian target sebesar 333.368 ton dengan luas areal tanaman tebu 38.029 hektar. Pada tahun 2016 kata Robert, produksi gula mencapai 184.109 ton, daru luasan lahan tebu yang dimiliki PTPN VII. Dari kekurangan, produksi gula 148.25 ton atau setara dengan luas areal 8.898 hektar dengan catatan produktivitas tebu Tahun 2018 sebesar 93,6 ton/hektar dan rendemen sebesar 9,31 persen. Untuk mencapai target gula tahun 2018 tersebut dibutuhkan perluasan areal tanaman tebu sebanyak 5.900 hektar yang merupakan konversi dari tanaman sawit dan karet.”Ungkapnya.
Selain itu direncanakan tambahan dari eks tanaman kelapa sawit PT mitra Ogan seluas 3 ribu hektar, ditambah lagi, pengembangan areal tebu rakyat (TR)/tebu rakyat bebas (TRB) di sekitar pabrik gula. Tanaman tebu sangat menjanjikan, dia beralasan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengembangkan perokonomian masyarakat.”Jelas Robert.
“Contohnya, menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, membuka peluang usaha perdagangan kecil, serta memanfaatkan fasilitas kredit dari pemerintah berupa kredit ketahanan pangan dan energi dan kredit usaha rakyat,”ulas Robert.
Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar menyambut baik, konversi tanaman karet menjadi tanaman tebu yang dilakukan PTPN VII. “Ya, kalau memang menjanjikan hasilnya dan sangat bermanfaat, saya yakin masyarakat akan setuju. Tentunya dapat meningkatkan pendapatan dan
membuka lapangan kerja baru serta menumbuhkan perekonomian masyarakat,”ungkap Muzakir.
Intinya, dia setuju konversi tersebut kalau tujuannya untuk meningkatkan perekonomian kerakyatan. “Kalau tanaman tebu diperluas, maka tidak menutup kemungkinan akan dibangun pabrik tebu di Kabupaten Muara Enim,”Tutup Muzakir. ( Editor Jonheri )








