Home HL Masalah PT Medco VS Warga Bailangu Komisi III DPRD Muba Akan Tinjau...

Masalah PT Medco VS Warga Bailangu Komisi III DPRD Muba Akan Tinjau Ke Lokasi

150
0

Laporan : Cindra

MUBA, Jodanews- Menindak lanjut laporan masyarakat Desa Bailangu tentang kebun karet dan sawah yang terkena dampak dari pembersihan lokasi Matra 1 oleh PT Medco E & P Indonesia di Desa Bailangu Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Dan hasil rapat kordinasi antara masyarakat Desa Bailangu, PT Medco, BLHPP, Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, yang difasilitasi Komisi 3 DPRD Muba, Senin (23/05). Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD), Kabupaten Musi Banyuasin akan turun ke lokasi untuk mengkroscek kebun dan sawah yang terkena dampak tersebut. Tim verifikasi yang akan turun ke lokasi tersebut terdiri dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), BLHPP, Disbun, Dinas Pertanian, Dinas Perairan, dan PT Medco serta masyarakat pemilik kebun. Tim verifikasi awal dari BLHPP Muba yang diwakili Drs Fimantinus mengatakan, pihaknya sudah bekerja dengan profesional tidak berpihak dengan siapa-siapa, baik pihak PT Medco maupun pihak masyarakat sesuai temuan di lapangan kondisi saat itu, tidak ditemukan adanya kerugian masyarakat pasalnya dampak yang terjadi di lokasi akibat alam, naiknya pasang air tahunan, kata Firman.
Begitu juga yang disampaikan pihak PT Medco Dabis mengatakan, lokasi Matra 1 dibuka tahun 2000, produksinya tahun 2003 sampai tahun 2006, sekarang sidah tidak produksi. Semula lokasi Matra 1 tersebut sudah dibuatkan tanggul, mungkin sekarang kanal tersebut sudah menipis karena erosi, ungkap Davis. Sementara itu Sehan cs Juru bicara waktu rapat mewakili pemilik kebun dan sawah menyangkal semua isi berita acara yang dibuat tim verifikasi. Isi berita acara tersebut bohong besar karena tidak sesuai dengan fakta temuan di lapangan, seperti tim verifikasi meninjau di lokasi tanggal 12 Februari 2016, pada hal mereka meninjau lokasi tanggal 4 feb 2016, isi berita acara mengatakan lokasi Matra 1 dikelilingi tanggul, pada hal dari awal tidak ada tanggul, tim verifikasi mengadakan pertemuan di kantor kepala Desa Bailangu, itu tidak benar, yang ada pertemuan mereka di rumah kepala desa, itu pun kami warga pemilik kebun yang terkena dampak tidak dilibatkan, kata Sehan. Lebih lanjut Sehan cs mengatakan Sungai Sirih dekat lokasi Matra 1 ditutup pihak PT Medco saat mau membersihkan lokasi Matra 1. Kami tahu persis lokasi itu sebab kami sehari harinya berkebun disana, beber Sehan cs. Sementara Handif menambahkan kepada pihak PT Medco agar memperhatikan lingkungan, Pernahkah membantu warga Bailangu yang masuk ring 1 dengan CSR , ini malah masyarakat dirugikan, tambah Handif.(Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here