Home HL Ledakan Gas Minyak Milik PT Pertamina Adera Cidrai Warga Setempat

Ledakan Gas Minyak Milik PT Pertamina Adera Cidrai Warga Setempat

143
0

PALI,jodabews – Tiga warga Desa Simpang Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjadi korban ledakan gas minyak milik PT Pertamina Adera. Ketiganya adalah Ernedi (39), Adam Husin (38) dan Ali Husman (40), korban sempat dilarikan ke rumah bidan Desa Purun, Kecamatan Penukal. Namun, setelah kondisinya sangat parah akibat kena semburan gas bercampur api. Akhirnya ketiga korban di rawat ke Rumah Sakit (RS) Pertamina Prabumulih secara intensif. Informasi h yang himpun Awak Media, kejadian itu, terjadi ketika ketiga korban sedang melintas di jalan Simpang Dewa, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Namun, tiba-tiba api dari pipa gas itu langsung menyambar motor korban. Sementara itu Camat Penukal, Junaidi membenarkan kejadian tersebut yang menimpa warganya. Beruntung korban berhasil diselamatkan sedangkan motor korban hangus terbakar akibat kena ledakan gas itu.
“Tiga warga kami kena semburan gas dan terbakar, ketiganya di rujuk ke RS Pertamina Prabumulih, setelah kami berkoordinasi PT Pertamina Adera, awalnya mereka cuma di rawat tempat bidan,” kata Junaidi. Junaidi tidak mengetahui persis penyebab, ledakan gas itu. Namun, ketiga korban yang menjadi ledakan itu, setelah melintas di stasiun gas milik Pertamina Adera. “Tiga warga yang menjadi korban, ledakan gas itu, mereka cuma melakukan aktivitas sehari-hari, memang jalan itu, jadi lalu lalang warga untuk bepergian,” jelas Junaidi. Sementara itu, Aprianto, Staf CSR PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang dihubungi SN sekitar pukul 20.00 WIB membantah jika yang menimpa ketiga warga Desa Simpang Babat Kecamatan Penukal Kabupaten PALI tadi sore merupakan ledakan pipa gas. Menurutnya, itu hanya kebakaran. Kendati demikian, pihak kami bertanggung jawab penuh terhadap tiga warga Desa Simpang Babat dalam hal medis dan pengobatan. Dengan menggunakan ambulance kami, mereka (ketiga korban, red) dibawa ke RSUD Prabumulih untuk pengobatan intensif,” singkat Aprianto ketika dihubungi via telpon Menurut salah satu security yang berjaga di Stasiun Dewa mengatakan, bahwa kejadian tersebut berlangsung tidak begitu lama, karena api berhasil dilakukan pemadaman. Dan dirinya mengakui, bahwa line pipa gas yang menghubungkan antara Stasiun 65 dan Stasiun Dewa mengalami kebocoran dan gas langsung menyebar ke sekitar lokasi. “Memang disebabkan oleh line pipa yang mengalami kebocoran. Sedan ketiga korban itu saat kejadian sedang melintas, dan diduga sumber api muncul akibat tutup busi motor yang digunakanya tidak ada. Sehingga percikan api muncul dan menyambar gas yang bocor,” jelasnya, kepada para aparat Kepolisian Talang Ubi. Sementara, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Janton Silaban SIK SH, didampinggi Kanit Reskrim Ipda Rusli SH mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi-saksi. “Penyebabnya akibat kebocoran line pipa yang diduga sudah korosi. Saat ini, penyebab munculnya api bukan dari rokok melainkan busi motor korban,” terangnya. (Editor Elan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here