Kasus Sengketa Lahan Kembali Mencuat
Laporan : Idham
LAHAT,Jodanews-Perseteruan sengketa lahan antara warga Desa Pagardin, Kecamatan Kikim Selatan dan PT Aditarwan kembali memanas. Kali ini, puluhan warga mendatangi kantor Pemkab Lahat mendesak agar pemerintah segera menyetop aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit tersebut karena telah habis Hak Guna Usahanya. Pantauan wartawan media ini di lapangan, puluhan warga Desa Pagardin yang melakukan aksi damai dikawal ketat aparat kepolisian Polresta Lahat yang diterima oleh Asistan I Ramsi. Warga mendesak agar Bupati Lahat H Saifudin Aswari, SE menutup PT Adi Tarwan dan menyelesaikan kasus sengketa lahan yang selama ini merugikan masyarakat. Koordinator aksi Almi mengatakan, selama ini masyarakat Desa Pagardin sudah sangat dirugikan apalagi lahan seluas 130 hektare tempat PT Aditarwan beroperasi belum selesai permasalahan ganti ruginya dengan masyarakat. Bahkan, sejak tahun 2010 HGU (Hak Guna Usaha) PT Aditarwan telah habis sehingga tidak ada alasan lagi untuk dipertahankan. “PT Aditarwan aktivitasnya sangat merugikan masyarakat. Bahkan, ganti rugi yang dijanjikan tidak menguntungkan masyarakat, karenanya kami harap agar Pemkab Lahat dapat membantu permasalahan kami,”ujarnya.Selain itu, mewakili warga lainnya juga sangat berharap agar Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE segera turun kelapangan guna membantu permasalahan yang ada. “Kami sudah sangat menderita, aktivitas PT Aditarwan tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat karena yang ada lahan kami diambil,”imbuhnya.Asistan I Pemkab Lahat Ramsi menuturkan, sangat apresiasi atas perjuangan masyarakat namun saat ini bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE sedang melakukan DL (Dinas Luar). Untuk itu, mewakili Pemkab Lahat sangat berharap agar masyarakat desa Pagardin tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak melakukan hal-hal yang negatif. “Untuk kasus lahan akan kita panggil pihak – pihak terkait guna menyelesaikan permasalahannya. Dan kita harap masyarakat dapat bersabar sembari mencari solusi atas permasalahan yang ada,”pungkasnya.(Editor Jonheri)








