[quote]Laporan : agus subhan bakin[/quote]
Empat Lawang, Jodanews.com – Ratusan masa dari Kecamatan Tebing Tinggi mendatangi Kantor Camat, sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (18/4). Masa yang terdiri dari Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, LPM, serta Karang Taruna melakukan persiapan unjuk rasa ke pemerintahan Kabupaten untuk mempertanyakan kejelasan honor ADD yang tak kunjung cair.
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, sekitar 200 lebih masa sudah hadir di kantor camat sejak pukul 08.00 WIB. Namun, informasi yang disampaikan oleh Sekretaris Camat Tebing Tinggi bahwa di waktu yang sama, Kepala BPMPD dan BPKAD sudah dipertemukan langsung oleh Sekda Empat Lawang secara tertutup membahas kendala pencairan honor ADD. Sekitar pukul 09.20 WIB, Sekretaris Camat bersama Forum Kades lagsung menemui Kepala BPKAD dan plt Bupati di sela sela acara bazar yang diadakan di GSG guna meminta tanda tangan dari yang bersangkutan, kemudian diserahkan ke BPKAD. BPKAD menyampaikan agar Kepala Desa dan Lurah kembali mendatangi BPKAD untuk menandatangani Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)
Puluhan Kades dan lurah terlantar di halaman depan dan Aula BPKAD untuk menunggu kepastian penairan Honor ADD. Berkat usaha dan kerja keras yang dilakuakn oleh Kepala Desa dan Pemerintah Kabupaten, akhirnya honor ADD telah dicairkan sekitar pukul 17.00 WIB.
Camat Tebing Tinggi Syafei Marzuki melalui Sekretaris Camat Umar Hasan mengatakan dirinya merasa senang sebab perjuangan pihak Kecamatan dan Kades beberapa hari tidak sia sia
“Saya sangat senang ya, Alhamdulillah Kepala Desa serta seluruh perangkat masih bisa menahan emosinya untuk melakukan demo, sebab kalau sekitar 200 masa mendatangi Pemkab untuk melakukan demo, bisa tambah rumit permasalahannya, namun ini semua jadi pelajaran untuk kita semua,” ungkapnya
Sementara itu, Ketua Forum Kades Tebing Tinggi Rudi Hartono mengatakan dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat untuk memperjuangkan pencairan honor ADD
“Kepada pihak Kecamatan, Pemerintahan yang telah memfasilitasi, kepada media yang turut membantu perkembangan kami, kami ucapkan terima kasih dan berharap untuk kedepan permasalahan seperti ini tidak akan terulang lagi,” ucapnya
Ditempat yang sama, Wakil Forum Kades Tebing Tinggi Hendra YP mengatakan berbagai tindakan yang telah dilakukan adalah upaya untuk menyampaikan aspirasi Kepala Desa “Saya minta maaf kepada semua pihak termasuk pemerintahan daerah apabila apa yang kami lakukan kurang pantas. Kami hanya menyampaikan aspirasi kami, dan Alhamdulillah ditanggapi,” ungkapnya
Dikatakannya, dirinya berharap untuk kedepan agar permasalahan serupa tidak akan terjadi lagi “Kami sangat berharap Badan yang menangani langsung tentang pemerintahan desa agar bisa lebih aktif lagi sehingga permasalahan seperti ini tidak akan terulang lagi. Dengan begitu kesejahteraan Desa memang benar benar bisa tercapai,” katanya.
Sementara itu, Plt Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah menegaskan, intinya Pemerintah Kabupaten Empat Lawang tidak menghambat proses pencairan gaji Kades dan perangkat desa, namun prosedur tetaplah harus dijalankan.
“Yang jelas kita tidak pernah menghambat, apabila memang sudah lengkap berkasnya silakan langsung cairkan dan sudah saya tegaskan untuk tidak dipersulit setiap urusan pencairan,” tegasnya. (editor:asep)








