Home HL Satu Unit Mobil Satlantas Dan Anggota Polres Muba Luka-Luka

Satu Unit Mobil Satlantas Dan Anggota Polres Muba Luka-Luka

164
0

Dikeroyok Massa Saat Razia
Laporan : Cindra

SEKAYU, jodanews – Kerusuhan antara massa dengan polisi kembali terjadi di Desa Rantau Sialang, Kecamatan Sungai Keruh, Muba, Kamis (28/04), pukul 21.30 WIB. Kali ini, mobil Satlantas Polres Muba dirusak massa, dan beberapa orang anggota Polres Muba dipukul massa.
Kasus ini membuat geram Kapolres Muba AKBP M Ridwan SIk, hingga menginstruksikan langsung anggotanya untuk segera
melakukan penyelidikan terhadap kerusuhan yang terjadi. Informasinya, pengrusakan mobil Satlantas dan berujung pemukulan anggota tersebut, bermula Satlantas melakukan razia terhadap illegal driling, narkoba, curat, curas, dan curanmor.
Razia tersebut dipimpin langsung Ipda Ade Nurdin, dan anggota Pospol GPI yang berjumlah 8 orang. Pada saat melakukan razia, awalnya berjalan lancar dan tidak ada kendala. Kemudian muncul mobil Minibus Avanza berwarna abu-abu melintas. Ketika mobil coba diberhentikan untuk diperiksa, tetapi sang sopir malah menginjak gas mobilnya, sehingga salah satu anggota Brigadir Ari terserempet mobil.
Karena gelagat mencurigakan dan kabur dari pemeriksaan, pihak lantas langsung melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Sesampainya di Desa Rantau Sialang, mobil berhasil diberhentikan, dan sang sopir berhasil diamankan pihak lantas. Akan tetapi, saat diamankan, tersangka berteriak dan mencoba melepaskan diri.
Secara bersamaan, masyarakat disekitar berteriak bakar dan pukul. Namun, Ipda Ade Nurdin mencoba menenangkan massa yang beringas dan kesal. Upaya Ipda Ade tak membuahkan hasil. Massa semakin tak terkendali, hingga Ipda Ade bersama anggotanya masuk mobil.
Massa melakukan pengejaran dan penghancuran terhadap mobil satlantas. Akibat hal tersebut beberapa anggota kepolisian menderita luka-luka. Karena merasa terancam, Ipda Ade menghubungi Polres Muba untuk meminta bantuan. Tak lama, datang Kapolres Muba, bersama 60 anggotanya, untuk menenangkan suasana.
Kapolres Muba AKBP M Ridwan SIk mengatakan, pasca kejadian tersebut, satu unit mobil satlantas dan beberapa anggota Polres Muba luka-luka. Kita sudah melakukan pengejaran terhadap tersangka Fran bin Izer (19), yang merupakan penyebab awal mula kejadian tersebut.
“Tim sudah kita kerahkan mencari tersangka yang menjadi pemicu permasalahan ini. Kita juga telah melakukan mediasi dengan masyarakat yang mengamuk malam itu. Untuk saat ini anggota yang terluka sudah dilakukan perawatan,” kata Ridwan.
Sementara Kades Rantau Sialang Sulaiman mengatakan, bahwa ia kurang mengetahui apa penyebab terjadinya kerusuhan tersebut. Namun, berdasarkan informasi massa marah karena terjadinya kejar-kejaran.
“Awalnya kejar-kejaran antar mobil dan mobil. Kemudian massa ngamuk karena tidak senang adanya kejar-kejaran tersebut. Kita sudah melakukan mediasi dengan pihak Polres, dan saat ini massa sudah tenang, dan tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya. (Editor : Elan )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here