[quote]Laporan:agus subhan bakin[/quote]
Empat Lawang, jodanews – Pasar tradisional Empat Lawang yang terletak di Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi merupakan pasar terpanjang di Indonesia. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, H David Aljufri SH.
Dikatakan David, Pasar Tebing Tinggi disebut pasar terpanjang di Indonesia, karena ketika memasuki Kabupaten Empat Lawang, orang akan ditemui dengan macetnya pasar. Seseorang pengendara otomatis akan menghabiskan waktu 15-20 menit melalui jalur sekitar 200 meter itu.
“Makanya masuk kategori panjang, waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jalur sekitar 200 meter itu sampai 20 menit,” katanya
Belum lagi, pengendara kendaraan yang melalui jalur pasar ini sering tidak mematuhi aturan. “Di Empat Lawang inilah saya lihat ada orang beli ikan tanpa turun dari mobil, beli buahan, dan beli yang lainnya. Ini juga yang menyebabkan kemacetan itu,” tuturnya.
Dengan kondisi demikian, David menegaskan, salah satu alasan Mantan Bupati H Budi Antoni (HBA) berisiatif membangun jembatan Pulo Emass sebagai cikal bakal terbentuknya pasar. “Itulah alasan kenapa kakak Saya (HBA) berencana membangun Pulo Emass, untuk rencana memindahkan pasar itu, jadi kemacetan tidak terjadi,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengatakan, dalam waktu dekat bakal ada bantuan dan pusat untuk pembangunan pasar berjumlah Rp10 milyar.
“Kalau ingin memindahkan pedagang, kita harus kerja sama. Ini baru direncanakan penertiban saja sudah ramai yang datang kerumah,” pungkansya
Ia mengungkapkan, pihaknya melakukan kegiatan selalu berpihak kepada masyarakat, memikirkan rakyat. “Kalau mau maju Empat Lawang, harus ada dukungan masyarakat juga. Karena pelaksanaan seperti pembangunan pasar saja tidak semudah itu. Contohnya dalam pembebasan lahan, ini bakal alot. Makanya harus ada dukungan masyarakat juga,” tukasnya. (editor:asep)








