Home HL Minta Transparan Hasil Tes Limbah PT DNS

Minta Transparan Hasil Tes Limbah PT DNS

169
0

Laporan : Shahudi

MURATARA,Jodanews – Pasca penahanan sejumlah kendaraan mobil dinas (mobdin) Pemkab Muratara diakses Jalinsum. Akhirnya,Rabu (16/3) pukul 09.00 wib, Himpunan Pemuda Peduli Muratara (HP2M) embacang baru melakukan audensi dengan jajaran Pemkab Muratara dan pihak PT. Dwinan Nusantara Sejahtra (DNS) di balai pertemuan kecamatan Karang Jaya.
Audensi yang di hadiri langsung oleh Bupati Muratara H.M Syarif Hidayat yang di dampingi Wakil Bupati H. Devi Suhartoni, Ketua DPRD Muratara Efriyansyah beserta anggota, pihak Perusahaan, Camat Karang Jaya, SKPD, Kades Embacang serta puluhan pemuda embacang yang meminta hasil tes limbah PT DNS untuk transparan atau terbuka.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua HP2M, Ari Satria yang menyampaikan tuntutan masyarakat embacang baru, mendesak pihak Distamben Muratara untuk menyampaikan hasil uji laboraturium secara terbuka mengenai adanya dugaan pencemaran limbah perusahaan yang dialirkan kesungai rupit mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, buktikan secara alamia dan transparan secara terbuka kepada masyarakat bahwa sungai rupit aman digunakan oleh masyarakat seperti dulu sebelum adanya PT. DNS.
“Nah, selanjutnya segera melakukan program community Development yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat jangka panjang. Serta paparkan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh pertambangan sampai pemurnian biji emas sesuai dengan AMDAL dan andal dan terakhir mereka meminta Pemkab muratara untuk benar-benar mengontor kegiatan PT.DNS secara berkala dan tidak hanya menunggu laporan.”Ujarnya
Lebih lanjut dikatakanya, untuk uji laboraturium air sungai rupit untuk dilakukan dengan cara independen agar masyarakat tidak khawatir seperti sebelum berdirinya perusahaan. perusahaan. Diduga air sungai rupit tercemar karena limbah yang dari PT. DNS mengalir ke sungai rupit.
Menanggapi hal Itu, Baupati Muratara H.M Syarif Hidayat, mengatakan tuntutan tersebut telah dibawa dengan cara duduk bersama dan nanti secepatnya akan dilakukan uji laboratorium.
“Pertama mengenai adanya dugaan pencemaran lingkungan dari Limba dari perusahaan.Nah, akan kita ambil sempel yang akan diuji di Labor secara akurat. Yang secepatnya akan kami lakukan secara bersama,” jelas Syarif Hidayat.
Disinggung mengenai pihak independen dirinya menjelaskan bahwa Pemkab Muratara akan membentuk tim terlebih dahulu sehingga tidak terjadinya kembali gejolak. Selain itu pihak perusahaan juga telah dirinya minta untuk pemaparan mengenai limbah dan Perogram perusahaan kedepan yang bersentehun dengan masyarakat.
Di sisi lain, Wakil Bupati Muratara, H. Devi suhartoni menegaskan untuk penentuan sampel apa yang akan di Tuntut oleh masyarakat karang jaya secara bersama kades, pemerintah, masyarakat, pihak DNS dan Pemerintah kabupaten dalam pengambilan sempel nantinya.
“Pengambil sempelnya nanti akan dilakukan secara bersama-sama dan ini akan dilakukan secepatnya untuk di uji Sempel untuk dilakukan apa di Kekeridibel atau Sukopindo secara independen,” tegas Devi.
Terpisah, Derektur PT. DNS Muratara, Boike Abidin bahwa pihak perusahaan akan berupaya apa yang dituntut masyarakat dapat diakomudir oleh DNS, seperti persentasi yang diminta pihaknya akan melakukan pada tanggal 22 Maret 2016 mendatang.

“Insya Allah kami akan akomudir apa yang menjadi tuntutan masyarakat. seperi halnya untuk persentase minggu depan akan kami lakukan,” ungkat dia.
Disinggung mengenai uji sempel, bahwa pihaknya belum perna melakukan ambil sempel untuk uji laboratorium. “Kami belum perna melakukan ambil sempel untuk uji laboratorium dan yang melakukan bukan pihaknya tetapi orang lain,” terangnya.
Dilanjutkannya, bahwa untuk melakukan uji laboratorium harus dengan ahlinya dan secara benar. “‎Secara pengambilan sempel kita juga akan lakukan pengambilan sesuai ahlinya yang dilakukan oleh tim independen,” pungkasnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here