Home HL WARGA DESAK BPK PERIKSA JALAN PANGERAN PANGGING

WARGA DESAK BPK PERIKSA JALAN PANGERAN PANGGING

193
0

[quote][quote]DIDUGA KUAT TAK SESUAI RAB[/quote][/quote]

Laporan Taufik Hidayat

PAGARALAM,Jodanews, – Karena Jalan akses ke wilayah mereka yang baru selesai diaspal namun cepat sekali mengalami kerusakan,sejumlah warga Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, meminta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta pihak-pihak yang terkait untuk dapat memeriksa langsung pengerjaan proyek Jalan Pangeran Pangging yang ada di kecamatan tersebut.
Pasalnya, menurut warga setempat proyek yang didanai dari DAK dan APBD kota Pagaralam tahun 2015 tersebut,terkesan dikerjakan asal jadi alias tidak sesuai bestek dan berpeluang merugikan keuangan negara dimana dibeberapa bagian,badan jalan sudah banyak yang amblas dan rusak dengan diameter hingga 3 meter lebih.
Proyek jalan pangeran pangging yang merupakan akses masuk ke Desa Bangke dan akses lokasi perkebunan rakyat dengan panjang 2 Km dikerjakan oleh PT DPD dengan nilai proyek 3.9 Miliar lebih.
Indra, warga dusun Kapling dan Opan warga dusun Bandar yang sering mengerjakan aspal Hotmix, mengatakan, dengan nilai proyek hingga 3.9 Milar lebih seharusnya kondisi jalan aspal tersebut seharusnya sudah sangat baik,namun jika menilai dari kenyataan yang ada proyek jalan yang merupakan akses masuk ke Kampung halaman mereka ini diduga kuat dikerjakan asal jadi dan berpotensi merugikan keuangan negara.
Mereka menjelaskan jika dilihat dari kwalitas pengerjaan terlihat aspal jalan tersebut sangat tipis dan tidak tembus juga agregat hingga Aspal pada jalan tersebut hanya di permukaan
“Kalau hotmex minimal agrigat – kasar – halus dan filler sesuai dengan sarat pengaspalan harus mengacu pada AASHTO M 226.Namun jika lihat kondisi jalan Pangeran Pangging ini,diduga kuat jelas tidak sesuai standar itu,” tegas Opan dan Indra kepada JI Minggu (21/2).
Dengan kondisi ini warga pun mendesak pihak-pihak yang terkait,terutama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang saat ini masih berada di Kota Pagaralam dan sedang melakukan pemeriksaan semua paket pekerjaan di setiap SKPD pemerintah Kota Pagaralam,agar segerah turun langsung untuk memeriksa proyek ini.
“Kita minta agar BPK atau pihak terkait lainnya harus turun memeriksa ke lokasi. Jika tidak, kami akan pertayakan ke jenjang selanjut nya atau bila perlu ke kantor pusat,” tegas Indra, mewakili warga lain.
Menurutnya, selain proyek jalan Pangeran Pangging juga proyek bangunan Kantor Camat Dempo Selatan, gedung fasilitas di bandara ATB, Jalan akses menuju bandara Atung Bungsu pun harus mendapat perhatian serius BPK.
Pasalnya proyek di Kecamatan Dempo Selatan kota pagaralam di bawah Satker Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubunga, juga diduga kuat terjadi kekurangan volume pekerjaan.
“Jalan Pangeran Pangging itu panjangnya hanya sekitar 2 KM dengan lebar tiga meter (3 m). Padahal nilainya besar, mencapai tiga miliar lebihsesuai nilai kontrak,”pungkasnya.(Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here