Home HL Polres Muaraenim Bersilaturrahmi ke KUA

Polres Muaraenim Bersilaturrahmi ke KUA

186
0

[quote]Laporan : marshal islam[/quote]

MUARA ENIM, jodanews.com  – Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto, S.Ik, M.Si didampingi  Kasat Binmas melalui Kanit Bintibmas Bripka Erfat bersama empat anggota lainnya bersilaturrahmi ke Kantor KUA Kecamatan Muaraenim, Rabu, (3/2).  Erfat mengatakan kunungan ke KUA Muaraenim ini bertujuan untuk meningkatkan hubugan silaturahmi, sekaligus mengajak KUA untuk mengingkatkan kondusifitas ditengah masyarakat. Diakuinya untuk saat ini situasi kamtibmas di Muaraenim kondisinya sangat kondusif.
Masih menurut Erfat  komunikasi serta koordiansi dengan sejumlah tokoh agama adalah langkah yang dilakukan oleh Polres Muaraenim dengan melakukan Silaturrahmi pada Kepala Kantor Urusan Agama dan para pegawainya serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Muaraenim.
“Untuk menjaga kamtibmas Muaraenim  berjalan aman dan nyaman, dan tidak terprovokasi oleh oknum oknum dan kelompok kelompok tertentu,” kata Erfat yang disampaikan pada saat pertemuan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Muaraenim yang disambut meriah oleh para Pegawai KUA Kecamatan Muaraenim, Rabu (3/2).

Kedatangan Kanit Bintib Polres Muaaenim bersama empat anggotanya diterima Kepala KUA Kecamatan Muaraenim Welly Nurhapy, S Ag., M Si melalui Staf KUA Drs H Sukiman, H Ma’mur, S Pd I, Marsal Mantan P3N Kelurahan Pasar II Kecamatan Muaraenim  dan lainnya.

Sementara Menurut Marsal silaturahmi ini sangat penting guna meningkatkan hubungan silaturahmi antar lembaga. Agar terjalin sinergi.
Menurutnya silaturahmi bukanlah murni adat istiadat, namun merupakan bagian dari syariat. Amat bervariasi cara agama dalam memotivasi umatnya untuk memperhatikan silaturahmi. Terkadang dengan bentuk perintah secara gamblang, janji ganjaran menarik, atau juga dengan cara ancaman bagi mereka yang tidak menjalankannya.

Allah Ta’ala memerintahkan berbuat baik pada kaum kerabat, “Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Serta berbuat baiklah kepada kedua orangtua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman, musafir dan hamba sahaya yang kalian miliki. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,” (QS. An-Nisa’: 36).

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menerangkan bahwa silaturahmi merupakan pertanda keimanan seorang hamba kepada Allah dan hari akhir, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia bersilaturahmi,” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah).

Beliau juga menjanjikan bahwa di antara buah dari silaturahmi adalah keluasan rezeki dan umur yang panjang, “Barang siapa menginginkan untuk diluaskan rezekinya serta diundur ajalnya; hendaklah ia bersilaturahmi,” (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik).

Dalam hal bersilaturahmi misalnya kita bisa mencontoh semut dan lebah. Semut binatang kecil pemakan gula tapi tidak pernah sakit gula (diabetes). Resepnya, pertama karena semut senang bersilaturahmi. Tengoklah setiap berpapasan antara sesama semut sejenis mereka saling “bersalaman” yang terlihat dari kedua kepalanya saling ketemu. Kedua, bila seekor semut menemukan rezeki, mereka tidak mau makan sendiri tapi memberi tahu semut-semut lainnya. Setelah berkumpul, baru makanan itu mereka bawa kesatu tempat dan dinikmati bersama. Demikian juga lebah. “Lebah sangat disiplin dan mengenal pembagian kerja yang sangat baik. Sarangnya dibangun berbentuk segi enam, yang telah terbukti sangat ekonomis dan kuat dibandingkan bila segi empat atau lima.” ungkapnya. (Editor : Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here