Home HL Kasus Pembuangan Bayi oleh Ibu Kandungnya Akhirnya Terungkap

Kasus Pembuangan Bayi oleh Ibu Kandungnya Akhirnya Terungkap

152
0

Unit PPA Jemput Pelaku

laporan: Agus bakin

Empat Lawang, Jodanews – Penemuan sesosok bayi yang Menghebohkan warga di Desa Tiga Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo pada Jumat malam (1/1), pelakunya sudah terungkap. Pelakunya tak lain adalah ibunya sendiri sebut saja Bunga (nama samaran) yang masih berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku kelas X di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Empat Lawang.

Senin (4/1) anggota Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Sat Reskrim Polres Empat Lawang menjemput pelaku dikediamannya di Desa Tiga Gunung Meraksa Baru, untuk diamankan dan diproses lebih lanjut oleh penyidik di Mapolres Empat Lawang.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna SH menjelaskan, kasus ini menjadi atensi dan dalam waktu dua hari pelakunya bisa terungkap. Pelaku pembuang bayi ternyata ibunya sendiri yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMA kelas X.

“Proses kehamilan selama sembilan bulan tidak diketahui oleh orang tua pelaku dan tidak terlihat bahwa pelaku sedang hamil. Saat di sekolah, kandungannya juga tidak terlihat, karena pelaku menggunakan pakaian yang longgar,” ujarnya.

Karena pelaku masih anak-anak, pihaknya akan mengkoordinasikan hal ini ke Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Kabupaten Empat Lawang. Akibat perbuatannya menelantarkan anak, pelaku terancam Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Nanang mengungkapkan, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap pelaku Bunga dengan pacaranya berinisial Fi (20) warga Kecamatan Muara Pinang. Pelaku sudah kenal dengan Fi sejak SMP dan berpacaran sekitar setahun, lalu pelaku sekolah di SMA yang sama dengan pacarnya Fi.

Sekitar April 2015 atau awal masuk SMA, Bunga diduga dipaksa Fi melakukan hubungan badan di salah satu ruang sekolah SMA tersebut. Kondisi sekolah waktu itu dalam keadaan sepi, ada dua orang teman Fi menjaga pintu kelas dan dikunci dari luar.

Sementara Fi dan Bunga melakukan hubungan badan di dalam ruang sekolah tersebut. Bunga ternyata hamil, namun sang pacar sudah tamat sekolah dan tinggal di daerah Bogor, Jawa Barat bersama keluarganya.

“Pelaku melahirkan sendirian di belakang rumah pukul 22.00 WIB, tanpa ada bantuan siapapun. Dia merasakan diperutnya lalu ke belakang, ngeden untuk mengeluarkan bayi tersebut. Bayi tersebut di bungkusnya dengan plastik dan diletakkannya di belakang rumah warga sekitar 100 meter dari rumahnya,” ungkap Nanang.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku Fi yang berada di Bogor‎.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here