Wujud Syukur, PTPN VII Unit Betung Adakan Doa Bersama

Laporan Cindra

MUBA,jodanews.com – Staf bersama Karyawan PTPN VII Unit Betung menggelar doa bersama, di Ruang Ratu Kantor Sentral PTPN VII Unit Betung, (20/11/2020).

Pantauan media jodanews.com pelaksanaan kegiatan tersebut , PTPN VII Unit Betung tetap menjalankan Protokol kesehatan.

Doa bersama sekaligus tausyiah dipimpin langsung Ustadz Zahid Hasan dari Kecamatan Sungai Lilin, sementara pembacaan yasin dipimpin oleh H Suyanto selaku Mandor Traksi PTPN VII Unit Betung dihadiri Manajer PTPN VII Unit Betung, Ketua SPPN VII Cabang Unit Betung, Asisten Kepala, Asisten Afdeling dan Bagian dan Karyawan.

Dalam kesempatan itu Manajer PTPN VII Unit Betung Tri Sutanto SP mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon Ridhonya Allah SWT ,agar kita semua diberi kesehatan, keselamatan, perlindungan dan kebaikan serta diberikan kelancaran operasional perusahaan serta sukses pencapaian produksi tanaman dan pengolahan.

” Mari kita lurus kan niat
dalam hal menjemput rizki dan pandai pandailah bersyukur apa yang telah Allah berikan kepada kita semua ”

Tri Sutanto menambahkan manusia diwajibkan untuk berusaha, masalah rezeki adalah rahasia Allah. Dirinya juga berharap kegiatan ini dapat kita Lakukan secara berkala menjadi rutinitas bukan hanya pada momen momen tertentu saja, sehingga selalu diberikan bimbingan oleh Allah SWT. “Kita harus selalu berusaha dan biarlah Allah nantinya yang menentukan, ” Jelasnya.

Lebih lanjut Tri Sutanto mengatakan, sesuai dengan Tagline “AKHLAK” yang dilaunching Kementerian BUMN diterjemahkan lebih luas secara harfiah berarti menjaga etika dan hubungan baik.

“AKHLAK yang merupakan core values perusahaan mengandung nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Pesan moralnya, menjalankan usaha dengan baik sesuai ajaran agama sembari menjalankan ibadah, interaksi sosial untuk menjaga silahturahmi,’ Pungkasnya.

Sementara, dalam tausyiahnya Ustadz Zahid Hasan mengajak semua untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. “Yang terpenting kita tingkatkan rasa syukur yang Allah berikan saat ini, nikmat yang sangat luar biasa. Sehat ini sangat mahal, berapa banyak diantara kita mau makan saja pikir-pikir,” Jelasnya.

Dirinya mengatakan, setinggi apapun jabatan kita, jangan jadi orang yang sombong, karena jabatan hanya sementara dan akhirnya semua akan kembali kepada Allah. “Mari persiapkan masa muda sebelum datang masa tua, umur kita semakin berkurang sementara dosa kita semakin bertambah. Kita bersyukur atas apa yang didapat, kita melihat apa yang ada di bawah dan jangan sering melihat ke atas. Wujudkan rasa bersyukur itu dengan berbagi terhadap sesame, terutama yang berada di bawah,” Imbuhnya.

Selain itu, Ustadz Zahid berpesan sebagai jemaat do’a bersama yang hadir agar tetap menegakan shalat serta menjaga anak-anak dengan membekalinya ilmu agama. Sesibuk apapun shalat jangan sampai ditinggalkan, Islam itu Rahmatan Lil Alamin.

“Kalau kita mengaku Islam tapi tidak shalat itu sama halnya dengan memakai ikat pinggang namun tidak pakai celana. Jadi kalau orang Islam nggak salat tuh kan lucu ya, sama seperti menjadi karyawan PTPN 7 tentu ada undang-undang atau aturan yang diberlakukan dan kita harus mengikuti aturan yang ada,” Pungkasnya.

Usai memberikan tausyiah, Ustadz Zahid menutup rangkaian acara dengan memimpin doa bersama agar diberikan perlindungan dari Allah SWT, diberi keselamatan, dan kebaikan serta diberikan kelancaran dalam berusaha serta sukses produksi tanaman dan pengolahan untuk PTPN VII Unit Betung. (Editor Jon Heri)

   



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *