Warga Temukan 70 Surat Suara Caleg DPRD Dapil 3 Belum Dicoblos

Laporan Maidi

OGAN ILIR, Jodanews.com-Sejumlah warga Desa Ulak segelung Kecamatan Indralaya Ogan Ilir dikejutkan dengan penemuan kertas surat suara, sebanyak 70 lembar surat suara Dapil DPRD tiga yang berceceran dipinggir jalan Jumat (3/5/2019) sekitar pukul 20.00 wib

Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar mengatakan, pertama kami nyatakan memang benar adanya temuan surat suara di pinggir jalan tepatnnya Di Desa Ulak Segelung, kami dapat informasi dari warga yang menyampaikan kepada Panwaslu Kecamatan Indralaya, setelah itu Bawaslu langsung menginvestigasi dengan turun kelokasi ditemukannya surat suara.

Menurut Ketua Bawaslu ini, surat suara tersebut berjumlah 70 lembar dan posisinya sudah kita amankan dikantor Bawaslu Kabupaten OI semalam jumat malam sabtu jam 20.00 wib, jenis surat suara yang ditemukan adalah DPRD Kabupaten dapil tiga tapi penemuan surat suara ini diwilayah Dapil satu Kecamatan Indralaya.

Kita sedang melakukan pendalaman dan akan kita croscek dulu serta berkoordinasi dengan KPUD termasuk KPU RI yang berwenang mencetak, perusahaan yang mencetak biasanya ada tanda khusus atau mickrotik yang dibuat oleh perusahaan yang dilegalkan KPU, untuk keasliannya belum bisa kita pastikan yang pasti akan kita cek dan ricek dulu Ya setelah kita amankan surat suara ini langsung kami lihat  be 70 surat suara ini dan surat suara tersebut belum tercoblos, belum ada tanda tangan KPPS/ketua kpps artinya surat suara ini kemungkinan belum digunakan,ungkapnya.

Ditempat berbeda, Divisi Hukum Dan Pengawasan KPUD OI Rusdi Daduk menjelaskan, yang pertama KPUD OI menanggapi bahwa ini merupakan belum info resmi terkait persoalan surat suara yang tercecer ini jadi sumbernya dari mana kemudian dasarnya dari mana kita dari KPU OI belum bisa menganalisa sejauh itu, katanya.

“tadi malam Bawaslu mengkonfirmasi ke pihak KPUD, sejauh ini kami menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu ogan ilir untuk menginvestigasi persoalan ini apakah memang benar surat suara yang dikeluarkan KPU atau bukan. Kenapa karna surat suara KPU mempunyai tanda khusus yang palsu atau bukan palsu. Pada saat penghitungan suara 17 april 2019 yang lalu di Kecamatan Rantau Panjang dapil 3 tidak ada persoalan, semua lancar sesuai alur dan prosedur yang ada jadi tidak ada kendala kendala dilapangan terkait kekurangan surat suara.

Kami dari KPU OI bekerjasama dengan steakholder yang ada pihak Kepolisian serta Bawaslu akan menyelidiki apakah surat suara punya KPU atau bukan, dalam kontek ini KPUD o
Ogan Ilir tidak merasa kehilangan surat suara seperti itu”, jelas Rusdi Daduk. (Editor Jon Heri)

   



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *