Home HL Tinjau Kantor Camat Dempo Utara, WaWako Geleng-Geleng

Tinjau Kantor Camat Dempo Utara, WaWako Geleng-Geleng

77
0

Laporan : Taufik

PAGARALAM,jodanews – Banyaknya laporan masyarakat kepada Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah SE membuat Wawako yang akrab di panggil bang Kojek ini melakukan peninjauan di beberapa titik pembangunan di kota Pagaralam, diantaranya Kantor Camat Dempo Utara yang baru selesai dibangun.
Namun saat tiba di lokasi bangunan yaitu kantor Camat Dempo Utara, Wawako cukup terkejut dan geleng-geleng kepala. Pasalnya kondisi bangunan yang dibangun dengan dana sebesar Rp2,5 Miliar tersebut menurut pandangan beliau sangat tidak rapi. Bahkan ada beberapa titik bangunan yang pengerjaannya terkesan asal-asalan.
‪Penelusuran jodanews.com kondisi bangunan memang terlihat sangat tidak rapi. Bagian dak teras belakang tidak lurus bahkan bergelombang. Bahkan SPAL yang ada disekeling bangunan tidak memiliki saluran pembuangan. Ditambah air hujan yang turun dari atap bangunan tidak masuk ke SPAL.
‪Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli mengatakan, pihaknya sangat kecewa melihat kondisi bangunan kantor Camat Dempo Utara tersebut. Pasalnya bangunan yang ada sangat tidak rapi. Bahkan ada beberapa titik yang dibangun asal-asalan.
‪”Bangunannya tidak rapi dan terkesan dibangun tergesa-gesa. Pasalnya ada beberapa titik bangunan yang terlihat tidak sesuai. Seperti dak teras belakang bagian atas yang tidak lurus dan bergelombang,” ujarnya.
‪Wawako meminta pihak dinas terkait dapat melihat kondisi bangunan yang ada. Jika memang masih ada waktu pemeliharaan diharapkan bantunan yang tidak sesuai dapat segera diperbaikki.
‪”Banyak bagian yang harus diperbaikki, jadi saya minta pihak dinas terkait cek lagi bangunan ini. Apakah sesuai atau tidak dengan yang direncanakan,” katanya.
‪Camat Dempo Utara, Syahrul Hidayat mengatakan, pihaknya sudah meminta pihak dinas terkait untuk mengecek bangunan kantor camat tersebut. Bahkan pihak kecamatan sudah melaporkan kondisi yang ada ke Walikota langsung.
‪”Kami sudah laporkan bangunan ini ke Walikota dan pihak dinas PU. Kami hanya menerima bangunannya saja jika soal teknis pengerjaan bangunan itu wewenang dinas terkait.,” jelasnya.
‪Pihak kecamatan juga menunjukan kekecewaannya atas pembangunan kantor tersebut. Pasalnya baru beberapa bulan dihuni sudah ada beberapa titik yang terkesan rusak. Bahkan ada beberapa item yang belum dipasang (editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here