Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com – Rahmat alias Riko (25) yang kesehariannya menjual nasi goreng di Benteng Kuto Besak (BKB) tewas dibunuh oleh orang tak dikenal. Rahmat merenggang nyawa setelah di tusuk menggunakan senjata tajam (Sajam). ditubuh korban ditemukan luka tusuk sebanyak sembilan lubang. Sabtu (10/11/2018) sekitar pukul 22.30 Wib.
Dari Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian Rahmat dan pelaku sama – sama sedang menikmati minuman keras (Miras). Diduga pelaku ini tersinggung dengan korban, secara tiba – tiba korban langsung di tusuk pelaku saat di kawasan sungai Tawar 5.
Kemudian korban juga sempat lari untuk menyelamatkan diri. tapi, korban malah terjatuh di kawasan sungai tawar 4 dan langsung di tusuk pelaku secara membabi buta hingga korban tewas di tempat.
” Tidak tahu pak ada masalah apa korban sama pelaku, semalam dapat kabar kalau keponakan aku ini sudah meninggal,” kata Fa’i (40) yang merupakan paman korban saat di RS Bhayangkara, Minggu (11/11/2018).
Dikatakan Fa’i, korban ini berjualan nasi goreng di kawasan Benteng kuto besak (BKB). Kemungkinan korban meninggal dibunuh oleh preman. “Orangnya itu pendiam dan tidak banyak tingkah pak, mungkin korban ribut masalah uang Sama preman. Aku berharap pelaku cepat cepat tertangkap ,” ujarnya.
Sedangkan mertua korban, Juwina (50) mengatakan ia mendapatkan kabar sekitar pukul 02.00 Wib. Padahal, korban ini sempat berjualan nasi goreng.
” Kami Sama – Sama jualan, tapi Dia buka sendiri, sekitar jam 11 itu tidak ada orang di tempatnya. Tidak tahu Dia kemana,” tuturnya.
Menurut Juwina, anak menantunya ini merupakan orang linggau, dan sudah memiliki satu orang anak. ” Rencana akan dikebumikan di TPU puncak Sekuning Palembang, tapi kita juga masih menunggu keluarga yang dari Lubuk Linggau,” tuturnya.
Kapolsek IB II Kompol Agus Hairuddin melalui Kanit Reskrim Ipda Hermansyah menuturkan diduga korban tewas dibunuh orang karena dendam pribadi. Sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat minum – minuman keras jenis tuak.
” Mungkin saat minum itu , ada yang membuat pelaku tersinggung atau ada dendam sehingga korban langsung di tusuk satu kali saat berada di TKP sungai tawar 5 , lalu korban sempat lari dan terpeset langsung di tusuk pelaku hingga tewas,” ujarnya.
Menurut Hermansyah, untuk saat ini motif pembunuhan ini diduga dendam, dan pelaku masih dalam penyelidikan. ” Kami masih mengumpulkan bukti – bukti dari saksi, karena pelaku belum jelas ,” ujarnya. (Editor Jon Heri)






