Home HL Malas Kerja, Siap-Siap Dipotong Uang TPP

Malas Kerja, Siap-Siap Dipotong Uang TPP

46
0

laporan : Edwin Cadafi

BATURAJA, jodanews –  Upaya Bupati OKU Drs H Kuryana Azis bersama Wakil Bupati Drs Johan Anuar SH MM untuk meningkatkan kinerja dan disiplin  pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU terus digalakkan, salah satunya dengan memberikan tunjangan TPP.Namun hal itu seperti  tidak lantas membuat PNS dilingkungan  Pemkab OKU rajin ngantor. Pasalnya belakangan bupati sempat dibuat berang lantaran mendapati  sejumlah pejabat dan pegawai lainnya disejumlah dinas instansi tidak disiplin dalam menjalankan tugas. Untuk itu, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menegaskan akan memotong tunjangan TPP bagi pegawai yang telat ngantor.Hal itu disampaikannya saat membuka Diklat Pengelolaan Keuangan Daerah yang diikuti sekitar 40 orang peserta dari berbagai dinas instansi maupun dan sejumlah bagian dilingkungan Setda OKU. Selasa (5/4) di aula Bandiklat OKU.“Saya berkali kali menyampaikan agar PNS mematuhi dan menaati jam kerja yaitu pukul 07.30 wib. Saya masih memberikan toleransi pukul 08.00 masuk kantor. Tapi kenyataannya masih seperti dulu tidak ada perubahan masih banyak pejabat hingga ke staf bahkan TKS yang tidak disiplin masuk kerja. Kami sudah berupaya untuk meningkatkan. kinerja dan disiplin pegawai dengan memberikan tunjangan TPP, tapi hasilnya sama saja,” katanya.Mulai dari pejabat, lanjutnya, sebagai atasan disejumlah SKPD yang memberikan contohnya tidak benar kepada anak buahnya, sehingga banyak bawahan yang mencontoh ketidak Disiplinan atasan mereka.“Kemungkinan pimpinannya kurang perduli dalam penataan pegawai. Sidak ini kami lakukan karena kami diberikan amanah oleh masyarakat dan kami banyak menerima laporan baik secara lisan maupun via SMS akan ketidak disiplinan pegawai. Seperti yang saya lakukan beberapa waktu lalau yang mendapati sejumlah pejabat dan pegawai lainnya tidak masuk kerja,” bebernya.Lebih lanjut dikatakannya, atas ketidak disiplinan sejumlah pejabat dan pegawai dilingkungan Pemkab OKU, dirinya akan mengevaluasi pejabat yang tidak disiplin terlebih masalah jam kantor. Mulai dari Eselon II  hingga ke pegawai terendah, akan dilakukan pemotongan tunjangan TPP jika tidak disiplin dalam jam kerja.“Yang jelas kami akan mengevaluasi mulai dari eselon II hingga pegawai paling bawah. Bagi yang terlambat nanti akan ada pemotongan TPP persentasinya dilihat dari berapa lama  keterlambatan mereka,” pungkasnya. (Editor: Elan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here