Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 101 TA 2018, Kodim 0734 Yogyakarta, Letkol Inf Rudi Firmansyah SE MM, menjelaskan mengapa memilih kawat bronjong talud Sungai Gajah Wong di Kelurahan Pandeyan Kecamatan Umbulharjo.
“Karena bronjong yang terbuat dari kawat baja lebih kuat dan kokoh dalam kegunaanya lebih tahan lama, bronjong itu sendiri adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya di isi batu-batu untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing, tepi-tepi sungai,” jelas Dansatgas.
Lanjut Dansatgas, Kegunaan dari pada bronjong sebagai penahan tebing dipinggiran sungai, dan bronjong kawat di isi bebatuan untuk menahan tanah agar tidak mudah longsor, sehingga tebing sungai pada pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai tidak mudah tergerus air sungai yang deras,.
“Pembuatan talud dengan bronjong banyak digunakan karena biayanya lebih murah dan efisiensi,” kata Letkol Inf Rudi Firmansyah.
Sementara itu, Pasiter Kodim 0734 Yogyakarta, Kapten inf Rino Triwidodo mengatakan tujuan dari pada pembuatan talud dengan bronjong adalah biaya lebih murah, cara pembuatan talud lebih cepat dan bisa di rasakan langsung masyarakat di bantaran sungai tersebut.
“Mengingat cuaca sekarang tidak menentu sehingga pembutan talud dengan bronjong adalah solusi yang tepat dan cepat, karena lebih kuat dan kokoh untuk menahan tebing tanah agar supaya tanah tidak longsor ke sungai,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)






