Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Lantik PWI Peduli

Laporan ilham

Baturaja, Jodanews.com – setelah berjalan selam 3 hari  Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Jurnalis di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ditutup bertempat di diklat PT Semen Baturaja acara berjalan penuh khidmat, Sabtu, 7/9/19. Acara ini dihadiri oleh peserta penyuluhan bahasa Indonesia yang terdiri atas jurnalis, utusan instansi, kampus, dan sekolah.

Firman Susilo, Kepala Balai Bahasa Sumatera Selatan, dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah hadir dari awal sampai dengan akhir kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia di Kabupaten Oku ini,. Semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan bagi jurnalis (wartawan) untuk lebih memahami dalam mengunakan bahasa Indonesia dalam  membuat berita sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah dipaparkan oleh pemateri.

Berikut beberapa pantun berkenaan dengan kegiatan tersebut.

Dari Palembang ke Baturaja berhenti sebentar di Inderalaya bahasa Indonesia harus ditaja Agar negara kita berjaya Berharap padi dalam lesung yang ada hanya buah periya Bahasa Indonesia harus dijunjung Agar negara kita berjaya lezat pindang si ikan patin beli di kedai tepi dermaga Mohon maaf lahir dan batin Atas khilaf kami berlima.

Selanjutnya Firman berharap ke depan wartawan di Kabupaten OKU ini bisa membantu para guru, siswa, dan masyarakat dalam membudayakan membaca koran sehingga tulisan jurnalis selalu ditunggu kehadirannya untuk dibaca.

“Wartawan sebagai garda terdepan  sangatlah penting untuk menyampaikan berita yang akan mengangkat suatu daerah untuk lebih maju dan berbudaya, khususnya dalam upaya mengutamakan bahasa negara dan melestarikan bahasa daerah. Selain itu,   dari kegiatan ini juga diharapkan para jurnalis bisa  mengembangkan program literasi di Kabupaten Oku,”jelas Firman.

Pada kesempatan inu Ketua PWI OKU, Purwadi Rozali, mengungkapkan ucapan terima kasih kepada rekan wartawan, utusan instansi, kampus, dan sekolah yang telah berpartisipasi dengan antusias mengikuti kegiatan ini. Semoga ke depan kegiatan ini bisa berjalan  kembali, tidak hanya kegiatan ini saja mungkin juga ada kegiatan lain yang akan menambah ilmu bagi wartawan dalam berkarya untuk  menghasilkan berita yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia,  khususnya juranalis di Kabupaten OKU ini.

saya bahwa kegiatan ini sangat membantu para wartawan untuk lebih teliti dalam menggunakan pilihan kata (diksi) ketika menulis berita. Selain itu, wartawan juga bisa memahami dan membuat paragraf yang baik sehingga dapat menulis berita yang sesuai kaidah bahasa Indonesia yang berlaku,” ujar Pratikno.

“Semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang.  Terima kasih kepada  pihak Balai Bahasa Sumatera Selatan,” lanjut Pratikno.

Dalam acara penutupan kegiatan ini diselingi pelantikan PWI Peduli dengan tujuan untuk membantu dan mengumpulkan dana sebagai aksi sosial untuk meringankan beban masyarakat yang kekurangan dan yang membutuhkan uluran tangan. (editor Jon Heri)

   



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *