Kadis DPMDP3A Kasus OTT Pungli Dana Desa Direkontruksi Sebanyak 20 Adegan Diperagakan

Laporan Agus Subhan Bakin

Empat Lawang, Jodanews –  Untuk melengkapi dan mengetahui peran Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Empat Lawang dengan tersangka M Alhumaidi (46) dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli dana desa oleh bersama barangbukti senilai Rp. 32, 5 juta, pada Selasa (20/6/2017) lalu, Polres Empat Lawang dipimpin Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Roby Sugara melakukan rekonstruksi di kantor DPMDP3A, Kamis (6/7/2017).

Dari pantauan dilokasi, Rekontruksi dilakukan dengan pengawalan ketat dari kepolisian bersenjata lengkap ditambah provos, intel dan Satlantas maupun sabhara bersiaga di depan kantor DPMDP3A Empat Lawang mengamankan jalannya rekonstruksi.

Selama rekontruksi berlangsung M.Alhumaidi dan tiga kepala desa sebagai saksi memperagakan tahapan demi tahapan, sebanyak 20 adegan dan berjalan lancar dan dari awal sampai akhir, selama rekonstruksi M Alhumaidi didampingi kuasa hukumnya Syarkowi SH.

Setelah usai dari rekonstruksi Humaidi langsung dibawa polisi menuju mobil, sambil menutup muka dengan telapak tangan dan papan kecil tulisan tersangka ia dibawa langsung menuju mobil.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Roby Sugara mengatakan giat rekontruksi untuk melengkapi berkas perkara dan jalannya rangkaian tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka dan saksi-saksi sesuai dengan peristiwa yang terjadi.

Roby mengatakan tersangka diancam pasal 11 dan pasal 12 e UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana sebelumnya diberitakan M Alhumaidi ditangkap unit Pidkor Polres Empat Lawang, dengan barang bukti berupa uang senilai Rp. 32,5 juta, telah disimpan didalam meja kerja dan dua buah handpone.

Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Bayu Dewantoro barang bukti uang tersebut dikumpulkan oleh 13 Kades dalam Kecamatan Talangpadang. Setiap Kades wajib setor kepada kepala DPMDP3A sebesar Rp. 2,5 juta.

“jika tidak menyetor maka pencairan ADD (Anggaran Dana Desa) akan dipersulit sehingga para kepala desa mengumpulkan uang kepada M selaku Ketua Forum Kades Talangpadang untuk diserahkan kepada Kepala DPMDP3A Empat Lawang setelah pencairan anggaran dana desa,” ungkap AKBP Bayu. (Editor Jon Heri)

 

   



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *