Home EMPAT LAWANG Kades Ancam Demo, Jika Tunjungan Gaji Tak Cair

Kades Ancam Demo, Jika Tunjungan Gaji Tak Cair

59
0

Laporan : Agus Subhan Bakin

EMPAT LAWANG, Jodanews– Belasan Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Tebing Tinggi Selasa (12/4/2016) datangi Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Empat Lawang, untuk meminta kepastian mengenai kapan pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) desa diterima.
Pasalnya, selama Tahun 2016, seluruh Kades, Perangkat Desa, Ketua RW maupun Ketua RT se Kabupaten Empat Lawang belum menerima tunjangan gaji.
Kepala BPMPD Kabupaten Empat Lawang Alhumaidi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Guntur mengatakan keterlambatan pencairan ADD terutama gaji Kades dan perangkat desa dikarenakan belum lengkapnya persyaratan pencairan dana tersebut. “Usulan harus sesuai dengan Perbup, lampirkan syarakat, ikuti mekanisme pencairan yang benar, bukan hanya surat pengantar dari Kecamatan namun juga harus disertakan nota dinas. Walaupun satu desa yang baru menyelesaikan persyaratan, satu desa tersebut yang akan dicairkan, kalau tidak ada yang lengkap ya tidak bisa cair” jelasnya.
Ketika ditanya nota dinas diserahkan, apakah ADD bisa langsung cair, dirinya mengatakan berkas yang sudah diterima akan langsung dibawa dan diusulkan ke BPKAD “Berkas bapak sekalian saya terima, dan akan langsung saya urus ke BPKAD, jadi bapak tinggal menunggu hasilnya, kalaupun sudah bisa cair, akan kami sampaikan kepada bapak sekalian, sore ini bisa cair, kami juga akan menghubungi bapak sekalian” jelasnya
Sementara itu, Ketua Forum Kades Tebing Tinggi Rudi Hartono yang mewakili seluruh Kepala Desa se Kecamatan Tebing Tinggi dengan wajah sedikit kesal karena ketidakpastian pencairan ADD mengatakan menjadi seorang Kepala Desa tidaklah mudah, banyak yang harus diurusi, terutama pertanggungjawab yang ada di Desa. Dirinya juga mengatakan sudah menghubungi Kepala BPKAD melalui Via Telepon terkait kendala pencairan dana.
“Kami sudah menghubungi Kepala BPKAD, dari perbincangan Via Telepon Kepala BPKAD mengatakan belum ada usulan dari BPMPD Kabupaten Empat Lawang mengenai pencairan ADD. Kami ini bekerja untuk mencari uang, kami hanya menuntut hak kami, bukan hak orang lain. Kami (Kepala Desa, RED), BPD, serta seluruh perangkat desa merasa dipermainkan. Kalau ada yang salah dari Kepala Desa kami langsung ditegor, tapi saat mau meminta hak kami, kami merasa selalu dihambat, keluarga kami mau makan apa. Kalau tidak ada dana, bagaimana kami mau bekerja. PNS saja kalau bekerja tanpa digaji, akan lepas tangan, apalagi kami yang memiliki tanggung jawab yang lebih besar,” jelasnya
Sambungnya, terkait mengenai janji dari pihak BPMPD akan mengusahakan pencairan ADD mengatakan dirinhya meminta kepastian kapan pencairan ADD bisa diterimanya.“Kami hanya meminta kepastian, kami tidak mau hanya mendengar janji, janji, dan janji. Kami mau bukti. Kamu sudah terlalu lama bersabar. Saat acara beberapa hari lalu, Kepala BPMPD Kabupaten Empat Lawang sendiri yang mengatakan kepada kami kalau gaji kami bisa cair tanggal 10 April 2016, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” jelasnya.
Senanda yang diucapakan, Wakil Ketua Forum Kades Kecamatan Tebing Tinggi Hendra YP mengatakan setiap kegiatan yang ada di desa adalah tanggung jawab dirinya sebagai seorang Kades “Besok (Hari ini, RED) akan diadakan acara di Desa Kami, malam ini (Tadi malam, RED) juga dimeriahkan dengan orgen. Darimana saya harus menutupi semua itu, uang rokok, dan lain lain, dari gaji saya inilah, tapi karena belum cair apa yang bisa saya perbuat,” jelasnya.
Sambungnya, dirinya bersama seluruh Kades dengan wajah kesal mengatakan pencairan ADD yang hanya berupa janji tinggal menunggu waktunya saja “Kami terima apa yang disampaikan oleh pihak BPMPD untuk segera mengurusi berkas kami, tapi kami sudah sering hanya mendapat janji belaka. Kami tunggu dalam kurun waktu 1 x 24 jam, jika masih juga belum ada tanggapan, seluruh kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Empat Lawang akan melakukan demo. Pasti akan kami lakukan, karena kami seorang Kepala Desa tidak bisa terus dipermainkan seperti ini,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang Ketua RT di Kelurahan Jayaloka mengatakan, dirinya juga belum menerima Gaji selama Tahun 2016 “Saya mungkin satu dari ratusan RW dan RT di Kabupaten Empat Lawang ini, juga menyampaikan keluhan kami yang belum menerima gaji. Kami mendukung apa yang dilakukan oleh Forum Kades Tebing Tinggi untuk mempertanyakan Gaji Kepala Desa dan kami,” pungkasnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here