Laporan Cindra
MUBA, Jodanews.com – Perselisihan paham yang berkepanjangan, akhirnya berbuntut perkelahian maut. Dua orang tewas, yakni supen meninggal dilokasi kejadian dan udin meninggal dunia dalam perjalanan kerumah sakit, karena lukanya terkena sabetan senjata tajam cukup serius.
Kedua orang meninggal dunia ditangan pelaku Andi berasal dari Kota Lubuk linggau mengontarak rumah di Betung , mereka semua sama sama tercatat sebagai warga Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.
Informasi yang dapat dihimpun, yang memicu pelaku tidak dapat terbendung amarahnya persoalan rumah yang disewanya oleh korban Supen hendak dibangun dan material bangunan pun sudah dipersiapkan dilokasi.
Sementara rumah yang disewa oleh pelaku Andi oleh pemilik sebelumnya perjanjianya 5 tahun, tapi oleh pemilik pertama rumah itu dijual kepada Supen (korban,red), sedangkan masa sewa masih 3 tahun lagi dan selama ini oleh pelaku Andi rumah itu untuk usaha Showroom kendaraan roda dua.
Kejadian berujung maut itu sekira pukul 17.30 wib (11/5/19) ke-dua korban Supen dan Udin mendatangi Rumah kontrakan tempat usaha Andi selain meminta rumahnya dikosongkan juga mau memberikan sejumlah sisa uang kontrakan, tapi belum ada titik kesepakatan kedua belah pihak terjadi salah paham sehingga Andi khilaf terjadi benturan fisik akhirnya Supen dan Udin terluka kena sajam pelaku.
Usai terjadi tragedi maut menjelang waktu berbuka puasa itu kedua korban Sup dan Ud karena luka yang dideritanya serius oleh warga dilarikan ke Puskesmas Betung Kota namun nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan dan pelaku Andi dikabarkan langsung melarikan diri menghindari serangan balik dari pihak keluarga korban.(Editor Jon Heri)








