Home HL Dinilai Tak Punya Etika, Richard Akan Mutasi Pegawai RSUD Prabumulih

Dinilai Tak Punya Etika, Richard Akan Mutasi Pegawai RSUD Prabumulih

151
0

Laporan Inggri

PRABUMULIH, Jodanews – Tanpa diketahui para pegawai dan pejabat di RSUD, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota (Wako), H Richard Chahyadi AP MSi melakukan inspeksi mendadak (sidak). Kondisi ini sempat membuat sejumah pegawai terkejut dan gelagapan. Dinilai tidak punya etika dan tidak menghargai pimpinannya dua PNS di RSUD dipindahkan (mutasi) orang nomor satu di kota ini, .

“Pimpinannya sudah mengingatkan, agar seluruh PNS absen ketika masuk dan pulang bekerja. Dua pegawai ini, tidak mau mematuhi dan tetap bandel. Makanya, sebagai sanksinya terpaksa kita pindahkan dua pegawai tersebut. Eselon IV dan Staffnya,” jelas Richard pada, Rabu (25/4/2018).

Berdasarkan hasil sidak. Ia menuturkan banyakmenemui sejumlah kejanggalan. Baik soal pelayanan yang masih kurang serta sarana prasarana yang tidak memadai. Begitupula dengan para pekerjanya masih kurang disiplin.

“Dan, itu jelas akan menjadi prioritas pembenahan yang akan kita lakukan. Wajar saja, kalau RSUD tidak terlalu memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” tukasnya.

Dirinya tak menampik, pembenahan yang dilakukan berujung pada mutasi disejumlah pegawai lingkungan RSUD. Disebutkannya, kurang disiplinnya pegawai disebabkan minimnya pegawasan dari pimpinannya.

“Pembenahan tidak hanya pada personel, tetapi juga sistemnya. Ini hanya salah satu sampel, SKPD yang saya temukan hasil sidak di kota ini,” tukasnya.

Disinggung, kemungkinan soal adanya pergeseran jabatan Direktur RSUD. Sebagai bentuk tanggung jawab, karena kurang pengawasan terhadap bawahannya. Ungkapnya, ayah tiga anak ini tidak membantah dan tidak juga mengiyakan hal itu.

“Kita liat saja nanti, segala sesuatu bisa saja terjadi. Yang jelas, akan kita lakukan pembenahan dijajaran eselon dan juga stafnya. Pegawai yang tidak hadir alias absen, sudah kita minta kumpulkan dan menghadap saya siang kemarin,” tegasnya.

Terpisah, terkait soal dua PNS RSUD yang dipindahkan tersebut ketika dikonfirmasikan kepada Direktur RSUD via ponsel. Ia menyatakan, belum mengetahui adanya pegawainya yang dipindahkan oleh Pjs Wako.

“Kalau soal ada pegawai yang dipindahkan, belum mendapatkan laporan. Tadi pagi, memang Pjs Wako melakukan sidak ke RSUD,” tandasnya.

Lanjutnya, usai apel sidak langsung pergi memenuhi panggilan Pansus DPRD. Dan tidak mengetahui kalau ada dua pengawainya yang bakal dipindahkan. “Tetapi, memang ada dua pegawai yang dipanggil menghadap Pjs Wako,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here